Search This Blog

Trump Tegaskan AS Akan Ambil Alih Venezuela Usai Maduro Ditangkap

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Trump Tegaskan AS Akan Ambil Alih Venezuela Usai Maduro Ditangkap
Jan 4th 2026, 09:47 by kumparanNEWS

Presiden Donald Trump diapit Direktur CIA John Ratcliffe dan Menlu Marco Rubio, saat meninjau operasi militer AS di Venezuela, dari kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu (3/1). Foto: @realDonaldTrump via reuters
Presiden Donald Trump diapit Direktur CIA John Ratcliffe dan Menlu Marco Rubio, saat meninjau operasi militer AS di Venezuela, dari kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu (3/1). Foto: @realDonaldTrump via reuters

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya akan mengambil alih pengelolaan Venezuela usai penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Trump mengatakan Amerika Serikat akan menjalankan Venezuela untuk sementara waktu demi memastikan proses transisi berjalan aman dan terkendali.

"Kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Jadi kita tidak ingin terlibat dengan orang lain yang masuk dan kita memiliki situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir. Jadi kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kita," ujar Trump dalam konferensi persnya, Minggu (4/1).

Menurut Trump, langkah tersebut dilakukan demi kepentingan rakyat Venezuela, termasuk jutaan warga Venezuela yang saat ini tinggal di luar negeri.

"Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat, dan itu termasuk banyak warga Venezuela yang sekarang tinggal di Amerika Serikat dan ingin kembali ke negara mereka. Itu adalah tanah air mereka," katanya.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) digiring dalam tahanan menyusuri lorong di kantor Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) di New York City, AS, Sabtu (3/1/2026). Foto: @RapidResponse47/HO via REUTERS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) digiring dalam tahanan menyusuri lorong di kantor Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) di New York City, AS, Sabtu (3/1/2026). Foto: @RapidResponse47/HO via REUTERS

Trump juga menekankan Amerika Serikat tidak ingin Venezuela kembali jatuh ke tangan pihak-pihak yang dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat.

"Kita tidak bisa mengambil risiko bahwa orang lain mengambil alih Venezuela tanpa memikirkan kesejahteraan rakyat Venezuela. Kita telah mengalami hal itu selama beberapa dekade. Kita tidak akan membiarkan itu terjadi. Kita sudah sampai di sana sekarang," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Amerika Serikat akan berlangsung hingga transisi pemerintahan yang dianggap tepat benar-benar terwujud.

"Dan apa yang tidak dipahami orang, tetapi mereka mengerti saat saya mengatakan ini, kita sudah sampai di sana sekarang, tetapi kita akan tetap di sana sampai transisi yang tepat dapat terjadi. Jadi kita akan tetap di sana sampai kita menjalankannya sampai transisi yang tepat dapat terjadi," tandas dia.

Media files:
01ke2q18kmejxqfzr1d6vf3gn4.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar