Search This Blog

Banjir di Jalan Gunung Sahari Berangsur Surut, Petugas SDA Masih Siagakan Pompa

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Banjir di Jalan Gunung Sahari Berangsur Surut, Petugas SDA Masih Siagakan Pompa
Jan 13th 2026, 11:57 by kumparanNEWS

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menangani genangan air di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menangani genangan air di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Banjir yang menggenangi kawasan Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, berangsur surut pada Selasa (13/1) siang.

Pantauan kumparan pada pukul 11.40 WIB, air masih tampak menggenang, tapi terus menunjukkan penurunan ketinggian. Pada Senin kemarin sempat menyentuh 50-70 cm kini surut sekitar 15-20 cm.

Lalu lintas di lokasi terpantau padat, kendaraan bergerak perlahan karena masih ada sisa genangan di sejumlah titik.

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terlihat terus melakukan penanganan. Mereka mengerahkan sejumlah pompa untuk mempercepat penyedotan air.

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menangani genangan air di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menangani genangan air di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Staf SDA Kecamatan Pademangan, Muhasan, mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Senin (12/1) dini hari serta adanya luapan air laut yang menyebabkan genangan sejak kemarin.

"Jadi, terjadinya banjir yang ada di Gunung Sahari ini karena curah hujan yang terlalu besar. Terus, kemarin itu ada luapan air laut yang naik, akhirnya terjadilah genangan yang ada di Kecamatan Pademangan," ujarnya.

Muhasan memaparkan, sejak kemarin Dinas SDA DKI Jakarta telah mengoperasikan 8 unit pompa mobile, namun karena ketinggian air sudah mulai rendah, pompa tersebut diganti dengan pompa apung agar penyedotan tetap optimal.

"Tapi hari ini nih, karena pompa mobile sudah tidak bisa menyedot lagi karena airnya sudah rendah, jadi hari ini kita ganti dengan pompa apung. Sekarang kita pakai dua pompa apung dan pompa kecil dua unit," jelasnya.

Banjir tampak belum surut di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Banjir tampak belum surut di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Sebanyak 35 personel dikerahkan di lokasi untuk menangani banjir. Petugas tambahan juga didatangkan dari wilayah Jakarta Timur dan Selatan untuk memperkuat penanganan.

Sementara total personel SDA di Kecamatan Pademangan mencapai sekitar 70 orang dan tersebar di beberapa titik genangan lain seperti Lodan dan Ancol Timur.

Saat ini tinggi genangan di lokasi sekitar 20 sentimeter. Jika tidak ada hujan susulan, petugas optimistis banjir dapat segera surut sepenuhnya.

"Sekarang sudah berkurang ya, jadi sekitar 20 cm. Kalau tidak ada penambahan hujan, mudah-mudahan hari ini sudah surut," kata Muhasan.

Meskipun berangsur surut, petugas masih siaga di lapangan memastikan proses penyedotan air berjalan maksimal hingga kondisi kembali normal.

Menurut TMC Polda Metro Jaya, saat ini masih ada genangan di Jakarta Utara yang perlu diantisipasi masyarakat. Yaitu di Tol Sedyatmo (Rawa Bokor) mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta (15 cm) dan TL Bintang Mas Ancol arah Gunung Sahari (20 cm). Kedua area itu bisa dilintasi kendaraan.

Media files:
01ketrn180kvfj57qxmytew742.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar