Search This Blog

Airlangga Tak Khawatir Ancaman Tarif Trump terkait Iran, Transaksi RI Kecil

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Airlangga Tak Khawatir Ancaman Tarif Trump terkait Iran, Transaksi RI Kecil
Jan 13th 2026, 13:14 by kumparanBISNIS

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat konferensi pers Jakarta Food Security Summit di Gedung Kadin, Jakarta, Selasa (13/1). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat konferensi pers Jakarta Food Security Summit di Gedung Kadin, Jakarta, Selasa (13/1). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons ancaman tarif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap negara yang berbisnis dengan Iran. Ia mengaku tak ada kekhawatiran karena transaksi bisnis Indonesia-Iran tidak besar.

Trump mengancam pengenaan tarif impor sebesar 25 persen untuk negara mana pun yang berbisnis dengan Iran.

Tidak ada (kekhawatiran). Tidak ada. Kita transaksinya tidak besar," kata Airlangga ditemui di Menara Kadin, Jakarta Selatan pada Selasa (13/1).

Sebelumnya Trump mengatakan ketentuan itu bersifat final dan mengikat. Hal ini sudah diumumkan lewat akun media sosial Trump @realDonaldTrump.

"Berlaku segera, negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Republik Islam Iran akan dikenakan tarif sebesar 25 persen atas setiap dan seluruh kegiatan bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat. Perintah ini bersifat final dan mengikat," ujarnya.

Trump juga mengancam akan menyerang Iran. Pada saat yang sama, ia menyebut Iran tengah berada dalam masalah besar.

Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan dari anggota pers di atas Air Force One dalam perjalanan kembali ke Gedung Putih pada 11 Januari 2026 di Palm Beach, Florida. Foto: Samuel Corum/Getty Images via AFP
Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan dari anggota pers di atas Air Force One dalam perjalanan kembali ke Gedung Putih pada 11 Januari 2026 di Palm Beach, Florida. Foto: Samuel Corum/Getty Images via AFP

Pernyataan itu disampaikan menyusul demonstrasi besar yang pecah di Iran sejak akhir 2025. Aksi tersebut dipicu krisis ekonomi akibat anjloknya nilai mata uang rial.

"Iran sedang dalam masalah besar. Tampaknya rakyat Iran sedang merebut beberapa kota yang beberapa minggu lalu tidak ada yang menyangka hal itu mungkin terjadi," kata Trump

Ia juga mengancam para pemimpin Iran agar tidak menembaki demonstran. Jika larangan tersebut dilanggar, Amerika Serikat disebut tidak akan ragu melancarkan serangan.

Media files:
01kety8h811z3p8j13bs4vrvdd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar