Search This Blog

Manajemen Fisik dan Mental untuk Siap Menghadapi Tekanan Hidup

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Manajemen Fisik dan Mental untuk Siap Menghadapi Tekanan Hidup
Dec 9th 2025, 12:30 by BASRA (Berita Anak Surabaya)

Prof Ira Nurmala SKM MPH PhD saat memaparkan materi leadership pada kegiatan Kapasotasi Soby di Ruang Bima Suci. (Foto: Istimewa)
Prof Ira Nurmala SKM MPH PhD saat memaparkan materi leadership pada kegiatan Kapasotasi Soby di Ruang Bima Suci. (Foto: Istimewa)

Studi Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 menunjukkan bahwa 6 dari 10 mahasiswa mengalami stres akademik. Menanggapi isu tersebut, Airlangga Health Promotion Center (AHPC) menyelenggarakan kegiatan Kapasitasi Soby bertajuk Dari Teman, Untukmu Teman pada Senin (8/12/2025). Kegiatan ini terlaksana di Ruang Bima Suci, Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR – C Universitas Airlangga.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik

Kesehatan fisik merupakan aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari mahasiswa. Fisik yang sehat menggambarkan kondisi tubuh yang optimal bebas dari penyakit.

Sebagai pemateri, Kurnia Dwi Artanti dr MSc menjelaskan tiga komponen utama dalam menjaga kesehatan fisik. Ia juga menekankan pentingnya konsep isi piring bergizi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

"Pertama, kita harus menjaga fisik dengan makanan seimbang dan mengisi piring dengan makanan bergizi. Kedua, olahraga secara teratur untuk menjaga kondisi fisik dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ketiga, tidur yang cukup untuk memulihkan diri dan menjaga keseimbangan hormonal," paparnya seperti dikutip dari laman Unair.

Tetap Sehat Secara Mental

Selain manajemen fisik, mahasiswa juga perlu mengelola kesehatan mental. Individu yang sehat secara mental dapat menyadari potensi diri, mengatasi tekanan hidup, tetap produktif, dan berkontribusi kepada komunitas.

Pemateri ketiga, Eny Qurniyawati SSI MKes MEpid menyampaikan bahwa penting bagi mahasiswa memahami kesehatan mental, terutama pada masa transisi dari remaja menuju dewasa.

"Ada beberapa kondisi seperti adaptasi lingkungan baru, tanggung jawab akademik, perencanaan masa depan, serta kemandirian. Hal ini jika tidak dikelola dapat memicu stres, kecemasan, hingga gangguan psikologi lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan empat kelompok gejala yang perlu dikenali mahasiswa sebagai langkah awal menjaga kesehatan mental. Ia juga berpesan untuk memilih lingkungan dengan benar.

"Pertama, gejala emosional seperti suka marah atau sedih berkepanjangan. Kedua, gejala kognitif seperti sulit konsentrasi serta pengambilan keputusan yang buruk. Ketiga, gejala fisik seperti insomnia dan sakit kepala kronis. Dan yang terakhir, gejala perilaku seperti seperti menarik diri dari pergaulan ataupun penyalahgunaan obat," imbuhnya.

UNAIR melalui AHPC terus menguatkan komitmen dalam mendukung kesehatan fisik dan mental seluruh civitas akademika. AHPC berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah preventif sekaligus edukatif agar mahasiswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental.

Media files:
01kc0s8mcemf6vwzrrz6n1027g.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar