Kendaraan taktis Pindad MV3 Electric Pandu di Indodefence Expo 2025 Kemayoran, Jakarta. Foto: Sena Pratama/kumparan
PT Pindad masih merahasiakan lokasi pasti pembangunan pabrik mobil nasional, meski Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyebut lahan telah disiapkan. Perusahaan pelat merah itu menegaskan, penetapan lokasi tidak bisa dilakukan tergesa-gesa karena membutuhkan kajian menyeluruh dari berbagai aspek industri dan logistik.
Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menjelaskan bahwa keputusan mengenai lokasi dan desain lahan pabrik harus melalui proses studi yang matang. Menurutnya, hal ini penting agar pabrik tersebut memiliki efisiensi optimal dalam jangka panjang, baik dari sisi rantai pasok maupun pengembangan teknologi.
"Kami akan mempergunakan waktu dengan sesuai sebelum menetapkan lokasi pabrik dan juga desain untuk penggunaan lahan yang tepat," ujar Sigit kepada kumparan baru-baru ini.
Pindad Pandu EV. Foto: Pindad
Selain lokasi, Pindad juga masih menyusun rencana investasi untuk proyek mobil nasional ini. Tim internal disebut telah melakukan kajian serta berdiskusi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan anggaran sejalan dengan target skala produksi yang diinginkan.
Sigit menegaskan, Pindad ingin memastikan seluruh aspek finansial tersusun realistis dan berkelanjutan sebelum melangkah ke tahap pembangunan fisik.
"Tim Pindad telah melakukan kajian dan diskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menyusun anggaran yang sesuai skala produksi mobil nasional ini," tambahnya.
Pindad Pandu EV. Foto: Pindad
Langkah berhati-hati yang diambil Pindad ini menunjukkan bahwa proyek mobil nasional tidak sekadar simbol kebanggaan, tetapi juga upaya membangun fondasi industri otomotif dalam negeri yang kuat dan terintegrasi.
Terkait pendanaan, Presiden Prabowo sempat mengungkapkan dalam 3 tahun ke depan, Indonesia akan punya mobil produksi dalam negeri. Dana dan lahan untuk pabrik sudah disiapkan.
"Kita sudah mulai rintis, kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang," tutur dia.
"Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya, sedang bekerja sekarang tim. Kita sudah menghasilkan jip buatan Indonesia," ucap Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menandatangani kendaraan taktis (rantis) MV3 berbasis listrik buatan PT Pindad, Pandu saat pameran Indo Defence Expo dan Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap program mobil nasional sudah diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Realisasi proyek tersebut juga diharap bisa lebih cepat.
"Kami tentu mendukung dan kami sudah mengusulkan program mobil nasional jadi PSN, proyek strategis nasional. Sudah kami tanda tangani pengusulannya. Kalau sudah dijadikan PSN, saya kira nanti realisasinya akan lebih cepat," kata Agus di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (21/10).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar