Search This Blog

Modal Asing Keluar Rp 4,58 Triliun dari Pasar Keuangan RI Sepekan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Modal Asing Keluar Rp 4,58 Triliun dari Pasar Keuangan RI Sepekan
Nov 9th 2025, 10:47 by kumparanBISNIS

Ilustrasi  dolar Amerika Serikat (AS). Foto:  ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Bank Indonesia (BI) melaporkan arus keluar modal asing (capital outflow) mencapai Rp 4,58 triliun sepanjang pekan pertama November 2025. Tekanan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas jual bersih oleh investor asing di pasar surat berharga.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan nonresiden atau asing tercatat melakukan jual neto sebesar Rp 4,42 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp 2,9 triliun di pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Serta beli neto sebesar Rp 2,54 triliun di pasar saham.

"Berdasarkan data transaksi 3 – 6 November 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 4,58 triliun," kata Denny dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (9/11).

BI juga mencatat premi credit default swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun per 6 November 2025 berada di level 75,49 basis poin (bps), naik dari posisi 73,03 bps pada 31 Oktober 2025.

Secara kumulatif sejak awal tahun hingga 6 November 2025, investor asing tercatat melakukan jual neto di pasar saham sebesar Rp 39,13 triliun, di pasar SBN sebesar Rp 0,91 triliun, dan di pasar SRBI mencapai Rp 137,71 triliun.

Di samping itu, Rupiah dibuka pada level (bid) Rp Rp 16.695 per dolar AS pada Jumat (6/11). Yield SBN 10 tahun turun menjadi 6,15 persen.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan perekonomian eksternal Indonesia," pungkasnya.

Media files:
ibxrmn72dbyk5ngcxprn.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar