Suasana pelayanan Kartu Layanan Gratis TransJakarta saat car free day (CFD) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Di sekitar Bundaran HI yang ramai oleh warga berolahraga, deretan lansia tampak memadati tiga tenda berwarna biru dan putih. Tenda-tenda itu berbaris rapi di depan Hotel Mandarin Oriental.
Di sinilah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka layanan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG). Fasilitas yang memungkinkan warga dari 15 golongan tertentu menggunakan moda transportasi massal Jakarta tanpa membayar.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo yang hadir di lokasi mengatakan, perluasan golongan ini merupakan arahan Gubernur Jakarta Pramono Anung agar subsidi tepat sasaran.
"Oleh Pak Gubernur, diarahkan harus bisa memperluas untuk warga yang berhak mendapatkan subsidi. Agar subsidinya tepat sasaran, maka diberikan 15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan tarif gratis berdasarkan Peraturan Gubernur No. 33 Tahun 2025," ujar Syafrin.
Suasana pelayanan Kartu Layanan Gratis TransJakarta saat car free day (CFD) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
15 Golongan Penerima KLG
Golongan yang berhak menerima Kartu Layanan Gratis adalah sebagai berikut:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
2. Tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta
3. Peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP)
4. Karyawan swasta tertentu atau pekerja dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI
5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)
6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
7. Penduduk pemilik KTP Kepulauan Seribu
8. Penerima Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)
9. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
10. Veteran Republik Indonesia
11. Penyandang disabilitas
12. Penduduk lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun
13. Pengurus masjid (marbut)
14. Pendidik dan tenaga kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
15. Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat car free day (CFD) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Dua Cara Mendaftar
Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman klg.transjakarta.co.id, di sepuluh halte Transjakarta, maupun Bank DKI.
Syafrin merinci halte tersebut, antara lain:
Monas
CSW
Simpang Kuningan
Pulogadung
Koja
Kota
Cawang Sentral
Juanda
Kampung Melayu
Ragunan
Khusus lansia, kata Syafrin, Pemprov membuka booth setiap akhir pekan di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Bundaran HI.
"Sekarang memang idealnya di sini. Makanya kemudian diperluas di 10 halte tadi," ujarnya.
Ia menjelaskan, akan ada pembaruan yang dilakukan setiap 6 bulan.
"Harus ada pembaruan atau update setiap 6 bulan karena ini kontrol kita bahwa subsidi yang diberikan Pemprov Jakarta itu tepat sasaran, orangnya masih ada, dan benar yang bersangkutan menggunakan KLG," kata Syafrin.
Proses Cepat, Antrean Tertib
Warga menunjukkan Kartu Layanan Gratis TransJakarta saat car free day (CFD) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Di tenda khusus lansia itu, warga cukup membawa KTP dan KK. Setelah mengisi data, mereka difoto dan kartunya langsung dicetak.
"Pencetakan kartu mengandalkan 3-4 mesin sehingga maksimum paling 200 kartu per hari," ujar Syafrin. Kartu bisa diambil langsung di lokasi dan di kelurahan masing-masing.
Sutikno (62), warga Tambora, Jakarta Barat menjadi salah satu lansia yang datang pagi-pagi. Ia tiba dari Stasiun Sudirman dan langsung menuju tenda.
"Mengantre enggak begitu lama. Kayaknya enggak ada 15 menit, 10 menitan. Kayaknya gampang banget lah, enggak begitu menyulitkan," ungkapnya.
Sutikno yang sehari-hari berdagang kopi dan cilok ini rutin memakai KRL dan Transjakarta untuk menemui anaknya di Pasar Induk dan Depok. Ia mengaku pernah mengalami kendala kartu ketika naik bus, sehingga segera mendaftar KLG begitu mendapat kabar dari kelurahan.
Merasa Diakui
Anang Alfiansyah (61), warga Duren Sawit menilai, program ini bukan sekadar perihal gratis, namun merupakan penghargaan. "Yang penting saya mau pesan, program seperti ini sangat menghargai manula. salah satu bentuk pengakuan bahwa kami ini ada."
Ia mengatakan, prosesnya sangat cepat.
"Dari tenda pertama (pendaftaran), menunggu verifikasi, dan penerbitan kartu itu masing-masing sekitar 3 menit," katanya.
Ia bercerita bagaimana petugas aktif membantu warga tanpa harus menunggu lama. "Ketika kita ke tenda itu, mereka langsung nyamperin. Asal ke tenda itu ya,"ujar Anang.
Suasana pelayanan Kartu Layanan Gratis TransJakarta saat car free day (CFD) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Tiga Moda Transportasi Gratis
Syafrin memastikan seluruh jaringan angkutan umum Jakarta masuk dalam program ini:
Transjakarta
MRT Jakarta
LRT Jakarta
Ia menegaskan penggunaan kartu harus sesuai identitas pemiliknya.
"Petugas kami di lapangan juga akan melihat kartunya dan memverifikasi dengan wajah," ujarnya.
Antusiasme Tinggi
Menurut Syafrin, animo lansia meningkat setiap minggu. "Minggu kemarin sekitar 1.100 yang mendaftar, seminggu sebelumnya 1.700," ujarnya.
Dengan semakin banyak penerima KLG, ia berharap jumlah pengguna transportasi publik meningkat. "Ini menjadi contoh bagi masyarakat lain, mari sama-sama gunakan angkutan umum massal," katanya.
Pantauan kumparan, antrean menyentuh angka 202 pagi ini. Pukul 09.30 WIB, petugas tampak merapikan tenda dan menutup antrean.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar