Search This Blog

Kepala BNPB soal Viral Warga Sibolga Jarah Minimarket: Mereka Ambil Makanan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kepala BNPB soal Viral Warga Sibolga Jarah Minimarket: Mereka Ambil Makanan
Nov 30th 2025, 10:20 by kumparanNEWS

Tim SAR evakuasi warga terdampar banjir di Sibolga, Selasa (25/11/2025). Foto: Basarnas Nias
Tim SAR evakuasi warga terdampar banjir di Sibolga, Selasa (25/11/2025). Foto: Basarnas Nias

Kota Sibolga, Sumatera Utara, menjadi wilayah terdampak parah banjir bandang dan longsor. Bahkan akses masih sulit dijangkau pemerintah untuk menyalurkan bantuan.

Belakangan viral aksi warga Sibolga yang disebut menjarah minimarket untuk mengambil makanan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan penjelasan terkait ini.

"Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga, adanya upaya mengambil logistik," kata Suharyanto dalam konferensi pers di Tapanuli Utara, Sumut, Minggu (30/11).

"Jadi kami sudah cek ke personel kami yang bisa masuk ke sana, itu mereka mengambil bahan makanan. Jadi bukan menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan sebagainya tidak," tambah dia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Dr. Suharyanto menyamapaikan keterengan pers terkait penanganan bencana di Sumatra, Jumat (27/11/2025). Foto: YouTube/BNPB Indonesia
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Dr. Suharyanto menyamapaikan keterengan pers terkait penanganan bencana di Sumatra, Jumat (27/11/2025). Foto: YouTube/BNPB Indonesia

Menurutnya, warga Sibolga melakukan hal itu karena khawatir pasokan makanan makin menipis.

"Dia menjarah bahan makanan, ya mungkin mereka khawatir, takut, karena tertutup dan bahan makanan terbatas sehingga itu yang dilakukan dan itu yang sebagian viral di medsos," ucap Suharyanto.

Eks Sesmil Presiden ke-7 Jokowi ini menyebut, penanganan di Sibolga dihujat masyarakat. BNPB menjadikan ini catatan dan meyakini situasi di sana akan berangsur pulih.

"Mungkin bapak ibu kalau buka TikTok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan di supermarket, sebagian kalau di situ suka 10.000 yang 5.000 menghujat, jadi menghujat kami dan penanganan," ucap Suharyanto.

"Tapi kami masih optimis karena yang mendukung masih banyak daripada memberikan koreksi negatif, tapi itu tentu jadi perhatian kami," tambah dia.

Sibolga Sulit Diakses

Suharyanto menjelaskan, Sibolga masih terisolir karena hanya bisa dilalui via darat dari Tapanuli Tengah. Sementara akses menuju Tapteng juga terisolir.

"Yang sekarang masih perlu mendapat perhatian serius 2 daerah Tapteng dan Sibolga. Kenapa? Karena terisolir. Tapteng hanya lewat udara, ada Kota Sibolga hanya ia lewat darat via Tapteng dan laut," kata Suharyanto.

Media files:
01kaxcr3c0zf0svn023e5tgqck.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar