Batang pohon gelondongan terdampar di pantai setelah banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan melanda Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERSKayu gelondongan berukuran kecil hingga besar ini berserakan di sepanjang kawasan Pantai Air Tawar, Padang imbas terseret oleh banjir bandang dan longsor yang mematikan. Foto: Willy Kurniawan/REUTERSBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat hingga Jumat (28/11), korban tewas akibat bencana ini menelan korban sebanyak 86 orang dan 88 lainnya masih dinyatakan hilang di lima wilayah kecamatan Sumatera Barat. Foto: Willy Kurniawan/REUTERSLima Kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Malalak 10 orang tewas, Kecamatan Tanjung Raya dua orang tewas, Kecamatan Matur satu orang tewas, dan Kecamatan Palembayan 74 orang tewas. Foto: Willy Kurniawan/REUTERSFoto: Willy Kurniawan/REUTERS
Batang pohon gelondongan terdampar di pantai setelah banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan melanda Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025).
Kayu gelondongan berukuran kecil hingga besar ini berserakan di sepanjang kawasan Pantai Air Tawar, Padang, imbas terseret oleh banjir bandang dan longsor yang mematikan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat hingga Jumat (28/11), korban tewas akibat bencana ini menelan korban sebanyak 86 orang dan 88 lainnya masih dinyatakan hilang di lima wilayah kecamatan Sumatera Barat.
Lima Kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Malalak 10 orang tewas, Kecamatan Tanjung Raya dua orang tewas, Kecamatan Matur satu orang tewas, dan Kecamatan Palembayan 74 orang tewas.
Seorang perempuan berjalan di antara batang-batang pohon yang terdampar di pantai setelah banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan, di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar