Search This Blog

Studi Ungkap Janin Sudah Bisa Mengenali Bahasa dari Dalam Rahim

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Studi Ungkap Janin Sudah Bisa Mengenali Bahasa dari Dalam Rahim
Oct 11th 2025, 12:30 by kumparanMOM

Ilustrasi mengajak bayi di dalam perut mengobrol. Foto: Getty Images
Ilustrasi mengajak bayi di dalam perut mengobrol. Foto: Getty Images

Berbicara dengan bayi yang ada di dalam kandungan dianggap menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan ikatan emosional, menciptakan ketenangan, dan mempererat ikatan antara ibu dan janin. Dan tahukah Anda, janin sudah mulai bisa mendengar ketika usia kehamilan ibu sudah berada di trimester kedua?

Ya Moms, kemampuan pendengaran janin berkembang secara bertahap. Di usia 16 minggu, janin akan mulai bisa merasakan getaran suara melalui kulit dan jaringan di kerangkanya. Si kecil pun mulai bisa mendengar suara dari luar rahim. Dan semakin sering ibu mengajak berbicara, bayi akan semakin mengenali pola dan intonasi suara Anda, lho!

Namun, penelitian baru menyampaikan manfaat yang bahkan lebih besar dari rutinitas mengajak bayi berbicara selama kehamilan. Apa itu?

Ternyata, Janin Sudah Bisa Mengenali Bahasa dari Dalam Rahim!

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications Biology menemukan bahwa janin dapat mengenali berbagai bahasa di dalam rahim.

Kenapa ini penting? Dikutip dari laman Parents, hal ini penting karena itu artinya bayi dapat mengenali suara dan bahasa yang digunakan orang tuanya ketika lahir. Dan bukan hanya bahasa ibu saja, tetapi juga mungkin bahkan bahasa asing selain yang sering diucapkan Anda!

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 60 ibu hamil, yang semuanya berada di minggu ke-35 kehamilan. Para peneliti di Montreal, Kanada, memutarkan cerita pendek kepada 39 subjek mereka dalam bahasa Prancis, Jerman, dan Ibrani (sisanya menjadi kelompok kontrol), hingga bayi-bayi tersebut lahir.

Dalam tiga hari setelah kelahiran, para ilmuwan menggunakan teknik pencitraan otak untuk melihat bagaimana bayi baru lahir bereaksi terhadap bahasa-bahasa tersebut. Dari hasil pencitraan, mereka semua dapat mengenali bahasa Prancis, yang merupakan bahasa ibu mereka.

Ilustrasi Suami Memegang Perut Istrinya yang Hamil Besar. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Suami Memegang Perut Istrinya yang Hamil Besar. Foto: Shutterstock

Namun, bayi-bayi yang mendengarkan cerita berbahasa Ibrani atau Jerman juga menunjukkan aktivitas otak yang menunjukkan bahwa mereka juga dapat mengenali bahasa-bahasa tersebut.

Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan meneliti otak dalam mencari tahu bagaimana bayi baru lahir memproses bahasa.

Karena beberapa penelitian sebelumnya mereka meneliti dan membuat kesimpulan berdasarkan pengamatan bahasa tubuh bayi. Misalnya, bagaimana mereka menoleh ke arah orang tuanya saat diajak berbicara, atau atau bagaimana detak jantung mereka berubah saat mendengar suara yang dikenalnya.

Apakah artinya bayi akan lebih cepat belajar bahasa?

"Kita tidak dapat mengatakan bayi 'belajar' suatu bahasa selama masa kehamilan. Hanya saja, bahasa yang berbeda-beda dapat membentuk atau meninggalkan semacam jejak pada otak bayi baru lahir," ucap penulis utama studi, Anne Gallagher.

Itu artinya, bayi baru lahir mungkin mengenali bahasa lain selain bahasa ibu. Tetapi itu tidak berarti mereka memahami bahasa tersebut lebih awal daripada bayi yang tidak terpapar bahasa asing.

Jadi, bila disimpulkan sementara, bayi baru lahir yang mendengarkan musik, cerita, atau percakapan dalam bahasa selain bahasa ibu mereka belum tentu memiliki keunggulan dalam mempelajari bahasa kedua di kemudian hari.

Namun, menurut artikel Scientific American, penelitian ini membantu ilmuwan mempelajari bagaimana bahasa berkembang pada anak-anak, yang dapat membuat perbedaan dalam diagnosis dini dan pengobatan keterlambatan bicara dan bahasa.

Jadi, apakah Anda salah satu ibu yang sudah mengobrol dengan bayi dengan lebih dari satu bahasa ketika hamil, Moms?

Media files:
nwrtvcugeh09kjqb11d7.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar