Oct 11th 2025, 07:47 by BASRA (Berita Anak Surabaya)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah). Foto: Masruroh/Basra
Polda Jawa Timur resmi meningkatkan status penanganan perkara ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
Terkait proses hukum tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa enggan berkomentar banyak. Khofifah menuturkan jika Pemprov Jatim hanya sebagai supporting tim.
"Ya jadi gini loh mbak, saya ini supporting tim. Pemprov supporting tim, mereka butuh dapur umum Pemprov dukung, mereka butuh tenda Pemprov dukung, kira-kira gitu ya," ujar Khofifah saat ditemui Basra usai pembukaan PRJ Surabaya, Jumat (10/10) sore.
Insiden ambruknya bangunan ponpes Al Khoziny terjadi pada Senin (29/9) sore saat para santri tengah menunaikan ibadah salat ashar. Insiden tersebut merenggut 67 korban jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar