Presiden Prabowo saat mengikuti sailing pass TNI AL pada Kamis (2/10/2025). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
TNI akan merayakan HUT ke-80 pada Minggu 5 Oktober. Puncak perayaan akan digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.
Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara. Prabowo bakal didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi dan Kepala Staf Angkatan.
"Untuk kegiatan di tanggal 5 nanti, upacara rencananya akan dibimbing langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia selaku inspektur upacara," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah di Monas, Jumat (3/10).
"Didampingi oleh Bapak Panglima TNI, Menhan RI, Wakil Panglima TNI, serta seluruh Kepala Staf Angkatan akan hadir," tambah dia.
Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah saat diwawancarai usai gladi bersih di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
TNI menjelaskan, 133 personel gabungan akan memeriahkan HUT TNI. Angka ini lebih banyak dari HUT ke-79 TNI pada 2024.
"Kemudian alutsista yang tergelar dan ikut serta dalam demonstrasi, ada kurang lebih 1.047," ucap Freddy.
TNI menambahkan, rangkaian HUT TNI akan dimeriahkan dengan sejumlah aksi dan pameran alutsista.
"Kita harapkan nanti pada saat pelaksanaan di tanggal 5, cuaca mendukung, kemudian seluruh kekuatan, baik itu mata darat, laut, dan udara, serta komponen pendukung, bisa memberikan unjuk, keterampilan, dan kemampuan personel maupun alutsista dengan baik," kata dia.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Presidential Inspection yang digelar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Dok. Puspen TNIPanglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau secara langsung pelaksanaan geladi kotor dalam rangka persiapan upacara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (29/6/2025). Foto: Dok. Puspen TNI
Tema HUT ke-80 TNI
Sedangkan tema HUT ke-80 TNI yakni 'TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju'. TNI pun menjelaskan makna dari tema ini.
"Prima sesuai dengan visi Bapak Panglima TNI, saya itu memberikan gambaran bahwa di ulang tahunnya ke-80 ini, TNI akan selalu profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif. Kemudian TNI Rakyat ambil dari jati diri TNI, yaitu tentara rakyat, tentara berjuang, tentara profesional, kemudian tentara nasional," ucap Freddy.
"Adapun Indonesia Maju berarti, di samping kemampuan tempur, itu kemampuan dalam operasi militer selain perang (OMSP) itu mendukung seluruh program nasional dalam mewujudkan Indonesia Maju," tutup dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar