Search This Blog

Lemas Ekstrem Usai Melahirkan, Apakah Tanda Bahaya?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Lemas Ekstrem Usai Melahirkan, Apakah Tanda Bahaya?
Oct 12th 2025, 10:16 by kumparanMOM

Lemas Ekstrem Usai Melahirkan, Apakah Tanda Bahaya?   Foto: Shutterstock
Lemas Ekstrem Usai Melahirkan, Apakah Tanda Bahaya? Foto: Shutterstock

Seorang ibu pemilik akun TikTok @shellynlrnd membagikan momen perjuangan setelah melahirkan. Dalam video tersebut, ia tampak menangis sambil mengungkapkan kondisi tubuhnya yang sangat lemas usai proses persalinan usai. Bahkan, ia mengaku merasa takut untuk tidur karena khawatir tidak akan terbangun lagi.

@shellynlrnd

Badan lemes sampe gak berani buat tidur karna takut gak bangun lagi 😭

♬ suara asli - 04" - aca_lov4ly

Unggahan itu pun memicu banyak respons dari warganet, terutama dari ibu yang pernah mengalami hal serupa. Tak sedikit yang mengaku merasakan kelelahan ekstrem usai melahirkan, hingga membuat mereka merasa tidak sanggup melakukan aktivitas apa pun.

Apakah Lemas Ekstrem setelah Melahirkan Normal?

Menanggapi kondisi itu, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, SpOG menyebut, kondisi lemas ekstrem pascamelahirkan sebenarnya termasuk hal yang normal, terutama setelah proses persalinan yang panjang dan melelahkan. Rasa lelah ini bisa disebabkan oleh:

Ilustrasi ibu yang baru melahirkan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi ibu yang baru melahirkan. Foto: Shutterstock

-Kelelahan fisik dari awal kontraksi hingga proses persalinan selesai.

-Kurangnya istirahat, terutama jika kontraksi muncul sejak dini.

-Perubahan hormon yang signifikan setelah melahirkan.

Meski begitu, kondisi ini bisa menjadi tanda bahaya jika disertai dengan:

1. Gangguan tanda-tanda vital, seperti tekanan darah atau denyut jantung tidak normal.

2. Penurunan kesadaran.

3. Gangguan fungsi dasar tubuh, misalnya tidak mampu makan, bicara, atau merespons.

Lalu, Kapan Orang Tua Perlu Waspada?

Ilustrasi ibu baru melahirkan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi ibu baru melahirkan. Foto: Shutterstock

Untuk membedakan kondisi yang masih dalam batas normal dan yang sudah perlu penanganan serius, tenaga medis akan menilai beberapa aspek.

"Cara membedakan dengan kondisi serius adalah dengan menilai kondisi keadaan umum," ucap dr. Andrew kepada kumparanMOM, Rabu (1/10).

Beberapa faktor itu di antaranya:

-Keadaan umum ibu

-Tanda-tanda vital

-Perdarahan pasca persalinan

-Hasil pemeriksaan laboratorium bila diperlukan

"Itu sebabnya pada fase persalinan ada kala 4. Di mana merupakan saat ibu di observasi pasca persalinan," imbuh dr. Andrew.

Media files:
gkwl4lx6bbmn5ugzdzvz.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar