Kehadiran Chery Tiggo 9 CSH AWD coba membawa terobosan untuk pasar SUV premium 7-seater di Indonesia. Modal teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang dinamakan Chery Super Hybrid itu selain menjanjikan efisiensi konsumsi bahan bakar, juga kemampuan akselerasi yang baik.
Klaim internal, lari dari diam ke 100 km/jam hanya dalam hitungan 5,4 detik. kumparan juga mengujinya di proving ground Bridgestone, waktu yang dicatat dengan menghidupkan mode Sport yakni 5,5 detik.
Memang agaknya kurang relevan karena menyasar segmentasi keluarga. Hanya saja figur ini cocok untuk menggambarkan daya tarik emosional, juga simbol prestise utamanya di segmen premium maupun EV.
Kunci pertama ada di sistem penggeraknya, mengadopsi e all-wheel drive (e-AWD) dengan daya cengkeram lebih baik saat memulai akselerasi karena mampu mereduksi wheel spin, sehingga saat pedal akselerator ditekan penuh tenaga bisa langsung tersalurkan ke roda.
Kemudian menggabungkan mesin bensin 1.500 cc turbo dengan tiga motor listrik (dua depan dan satu belakang) berdaya tinggi, yang responsif mengirim torsi ke roda dan menciptakan dorongan linear yang kuat.
Kombinasinya itu tidak hanya membantu di kecepatan rendah, tetapi juga menambah torsi besar di awal akselerasi dengan output 390 daya kuda dan torsi 650 Nm. Bisa dikatakan ini setara dengan SUV berkonfigurasi V8.
"Untuk depan salah satunya sebagai generator tetapi juga secara paralel dan seri menggerakkan roda, kemudian sisanya sebagai penggerak. Lalu tiga dedicated hybrid transmission yang terhubung ke drive motor dan mesin dengan efisiensi energi (power loss) yang dihasilkan 90 persen," ungkap Product Planning Manager PT Chery Sales Indonesia (CSI) Aa Yusup di Bandung, Jumat (10/10).
"Dengan begitu Chery Tiggo 9 CSH bekerja dengan banyak skenario pure EV, hybrid seri paralel atau kombinasi, engine direct, dan regenerative braking. Keunggulan lain yang bisa dihasilkan adalah power maksimal dan konstan di kecepatan 180 km/jam," tambahnya.
Karena PHEV, kapasitas baterainya juga besar mencapai 34,3 kWh untuk memberi pasokan daya maksimal ke motor listrik saat akselerasi.
"Ini juga menjadi keunggulan Chery Tiggo 9 CSH baterai NCM (Nickel Cobalt Manganese) yang membuat karakter akselerasinya EV tapi dengan efisiensi bahan bakar tinggi 6,2 liter per 100 kilometer atau 16 km/liter. Lalu hanya dengan baterai bisa melaju sejauh 180 kilometer dan secara komprehensif bisa menjangkau 14.00 kilometer (fulltank dan full-charge)," tuntasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar