Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
Harga komoditas kompak mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu (15/10), mulai dari Crude Palm Oil (CPO), batu bara, nikel hingga timah. Meskipun minyak mentah mengalami penurunan peningkatan ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China.
Minyak Mentah
Harga minyak turun pada penutupan perdagangan Rabu (15/10) ke level terendah dalam lima bulan. Pendorongnya adalah meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok dan prediksi Badan Energi Internasional tentang surplus pasokan pada tahun 2026.
Mengutip Reuters harga minyak mentah Brent turun 48 sen, atau 0,8 persen menjadi USD 61,91 per barel. Harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) turun 43 sen, atau 0,7 persen menjadi USD 58,27. Ini merupakan penutupan terendah untuk kedua harga acuan tersebut sejak 7 Mei, untuk hari kedua berturut-turut.
Batu Bara
Harga batu bara naik pada penutupan perdagangan Rabu (15/10). Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman November 2025 naik 2,32 persen menjadi USD 108 per ton.
CPO
Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) terpantau naik pada perdagangan Kamis (16/10). Menurut Tradingeconomics, harga CPO naik 0,31 persen menjadi MYR 4.474 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau naik pada penutupan perdagangan Rabu (15/10). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,39 persen menjadi USD 15.194 per ton.
Timah
Harga timah terpantau Naik pada penutupan perdagangan Rabu (15/10). Harga timah berdasarkan London Metal Exchange (LME) berakhir naik 0,58 persen menjadi USD 35.393 per ton.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar