Baim Wong siapkan remake untuk film Korea, Tunnel. Foto: Dok. Istimewa
Aktor sekaligus produser, Baim Wong, mengumumkan keterlibatannya dalam proyek remake film Korea berjudul Tunnel, hasil kolaborasi dengan studio film asal Negeri Ginseng tersebut. Film ini dijadwalkan mulai proses produksi pada tahun 2026.
Baim mengatakan bahwa kerja sama ini melalui proses yang panjang dan tak instan. Menurut Baim, tim produksinya melakukan empat hingga lima kali pertemuan di Korea dan Jakarta untuk memastikan kesesuaian visi antar kedua belah pihak.
"Kami baru mau terlibat kalau mereka benar-benar serius. Kalau hanya sekadar menawarkan, kami tidak tertarik. Karena membuat film itu sulit," ujar Baim Wong dalam keterangan tertulisnya.
Baim Wong siapkan remake untuk film Korea, Tunnel. Foto: Dok. Istimewa
Film remake Tunnel ini nantinya akan menggabungkan standar teknis internasional dengan pendekatan emosional khas Asia. Meskipun mengadaptasi film Korea, Baim tetap akan membawa sentuhan Indonesia yang lebih dominan.
Pihak Korea juga memberikan kebebasan penuh dalam mengubah skenario agar sesuai dengan konteks lokal. Hal itu membuat Baim yakin untuk mengambil tawaran tersebut.
"Poin paling penting, saya dikasih keleluasaan mengubah skenario, tak harus seperti film aslinya. Di situ, saya mau terima tawarannya," kata Baim.
Baim Wong siapkan remake untuk film Korea, Tunnel. Foto: Dok. Istimewa
Baim menegaskan, proyek ini bukan sekadar remake. Namun, proyek ini juga merupakan bentuk upaya membawa nama Indonesia ke kancah perfilman Asia.
Film Tunnel versi original rilis pada 2016, dibintangi oleh Ha Jung Woo dan Bae Doona. Baim berharap Tunnel versi Indonesia dapat memberikan perspektif baru, tanpa kehilangan kekuatan cerita utamanya.
"Karya saya tetap karya saya, karya mereka tetap karya mereka," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar