Search This Blog

ADB Kucurkan Pinjaman Rp 8,28 T untuk Perkuat Daya Saing-Pertumbuhan Hijau RI

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
ADB Kucurkan Pinjaman Rp 8,28 T untuk Perkuat Daya Saing-Pertumbuhan Hijau RI
Oct 15th 2025, 11:38 by kumparanBISNIS

Warga melintasi gedung Asian Development Bank. Foto: Poetra.RH/Shutterstock
Warga melintasi gedung Asian Development Bank. Foto: Poetra.RH/Shutterstock

Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai USD 500 juta atau sekitar Rp 8,28 triliun (kurs Rp 16.573 per dolar AS) untuk membantu Indonesia memperkuat daya saing ekonomi, mendorong pertumbuhan hijau, dan mempercepat perdagangan.

Dana ini merupakan bagian dari subprogram ketiga Program Daya Saing, Modernisasi Industri, dan Percepatan Perdagangan (CITA – Competitiveness, Industrial Modernization, and Trade Acceleration Program).

"Indonesia menargetkan menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045—sebuah tujuan yang menuntut pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan transformasi struktural," ujar Direktur ADB untuk Indonesia, Jiro Tominaga, dalam keterangan resminya, Rabu (15/10).

"Melalui reformasi kebijakan dalam subprogram CITA, Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi hijau dan berkelanjutan, mengurangi hambatan perdagangan, serta memperkuat peran usaha di daerah, termasuk yang dimiliki perempuan," imbuhnya.

Program CITA berfokus pada penciptaan iklim investasi yang kondusif, penyederhanaan prosedur perdagangan, penguatan sektor industri hijau, serta peningkatan daya saing nasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Subprogram ketiga ini melanjutkan dua tahap sebelumnya yang disetujui pada Oktober 2021 dan September 2023.

Melalui CITA tahap 1 dan 2, ADB telah membantu pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19. Hasilnya antara lain peluncuran platform perizinan usaha daring, penerapan rencana logistik nasional untuk memperlancar perdagangan, dan sistem single window guna menyederhanakan prosedur ekspor-impor.

Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Jiro Tominaga di Kantor ADB Plaza Office, Kamis (12/12/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Jiro Tominaga di Kantor ADB Plaza Office, Kamis (12/12/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Tahap ketiga kini difokuskan pada peningkatan daya tarik investasi, penghapusan hambatan perdagangan, serta dukungan berkelanjutan bagi UMKM.

Langkah-langkah baru mencakup penerapan sistem perizinan otomatis berbasis daring, pemberian insentif pajak bagi industri kendaraan listrik, serta pembentukan program inkubator dan sensus nasional UMKM untuk memahami kebutuhan pelaku usaha kecil.

Indonesia juga memperkuat kesetaraan gender dan inklusi keuangan dengan menjadi negara kedua yang mengadopsi Women Entrepreneurs Finance Code, yang mendorong lembaga keuangan meningkatkan pembiayaan bagi usaha milik perempuan. Selain itu, pedoman pengadaan berkelanjutan diterbitkan untuk memperluas partisipasi UMKM dan bisnis perempuan.

Program CITA mendukung Visi Indonesia 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029, serta menjadi bagian penting dari Strategi Kemitraan Negara ADB 2025–2029 yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing ekonomi.

Media files:
01jrcb84e0f9aszf8nbgj95k6p.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar