Ibarat teman di perjalanan, paspor jadi salah satu dokumen penting yang wajib dijaga traveler. Bila tak mau perjalananmu terhambat atau terkena masalah, kamu harus menjaga paspormu dengan baik dan benar.
Meski banyak traveler sudah memahami pentingnya menjaga paspor, masih banyak kesalahan umum yang sering dilakukan dan berisiko mengganggu perjalananmu.
Dilansir Times of India, berikut lima hal yang tidak boleh kamu lakukan pada paspormu saat bepergian.
1. Meninggalkan Paspor Tanpa Pengawasan
Ilustrasi paspor digital. Foto: Shutterstock
Anggaplah paspor seperti uang tunai atau kartu kredit, dan jangan ditinggalkan sembarangan. Meletakkannya di atas tempat tidur hotel, meja kafe, toilet bandara, atau di dalam mobil bisa mengundang pencurian.
Sebaiknya simpan paspor di tas tertutup dan aman, koper yang dikunci, atau di brankas hotel. Salah satu kasus paling umum adalah ketika traveler lupa meletakkan paspor di toilet bandara, dan baru sadar setelah tiba di gerbang keberangkatan.
2. Hindari Simpan Paspor di Saku Belakang
Ilustrasi saku belakang. Foto: Shutterstock
Saku belakang memang praktis, tapi juga menjadi sasaran empuk bagi pencopet, terutama di tempat wisata yang ramai atau di transportasi umum.
Gunakan saku depan, sabuk antimaling (travel belt), atau dompet leher (neck pouch) untuk menyimpan paspor. Dengan cara ini, kamu bisa bepergian dengan lebih aman tanpa khawatir kehilangan dokumen penting.
3. Membagikan Foto atau Detail Paspor di Medsos
Ilustrasi turis pegang paspor yang sudah dicap. Foto: Shutter Stock
Tak sedikit traveler yang antusias membagikan momen keberangkatan di media sosial, termasuk memotret halaman paspor. Padahal, tindakan ini bisa berbahaya.
Nomor paspor dan data pribadi yang terlihat di foto bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab, untuk pencurian identitas atau kejahatan finansial. Mulai dari pembuatan dokumen palsu hingga penipuan online, risikonya sangat besar.
Selalu ingat bahwa data paspor adalah informasi rahasia,j dan jangan pernah membagikannya ke publik.
4. Corat-coret atau Tempelkan Stiker di Dalam Paspor
Ilustrasi paspor UEA. Foto: Alii Sher/Shutterstock
Menulis catatan pribadi, menyorot halaman, atau menempelkan stiker di paspor bisa membuat keabsahan paspormu hilang. Petugas imigrasi dapat menolak paspor yang memiliki tanda-tanda tidak resmi di dalamnya.
Selain itu, jauhkan paspor dari jangkauan anak kecil yang mungkin tanpa sengaja mencoret atau merobek halamannya.
5. Jangan Lupa Periksa Tanggal Kedaluwarsa Paspor
Ilustrasi Cap Paspor. Foto: Shutter Stock
Banyak negara mewajibkan paspor wisatawan berlaku minimal enam bulan sejak tanggal kedatangan. Jika masa berlaku sudah hampir habis, kamu bisa ditolak naik pesawat atau masuk ke negara tujuan.
Pastikan selalu mengecek tanggal kedaluwarsa paspor beberapa bulan sebelum berangkat, dan segera perpanjang masa berlaku paspor jika diperlukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar