Salah satu pengunjung tampak melihat karya-karya yang ditampilkan. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - 'Menjaring Tutur' merupakan pameran karya seni yang digagas oleh Syech Nauval Salsabil Saman, mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura Pontianak bersama Kementerian Kebudayaan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat dan 20 seniman Kalbar lainnya.
Diselenggarakan di Rumah Budaya Kampung Caping Pontianak, pameran seni ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 20-21 September 2025 dan terbuka untuk umum.
Terdapat 20 seniman muda lokal yang terjaring untuk bertutur lewat karyanya masing-masing pada pameran ini. 'Menjaring Tutur' sendiri memiliki arti memaknai dan merepresentasikan sebuah tradisi lisan ke dalam sebuah lukisan.
Para seniman dalam pameran 'Menjaring Tutur' berfoto bersama usai peresmian pembukaan acara. Foto: Alcyia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Direktur Program Menjaring Tutur, Nauval, menjelaskan bahwa pameran 'Menjaring Tutur' mengangkat tema utama tradisi lisan, di mana warisan kebudayaan ini disampaikan melalui media lukisan, bukan ucapan saja.
"Kita coba untuk mengangkat tradisi lisan sebagai tema besar dari pameran 'Menjaring Tutur'. Nah, dari tradisi lisan ini, kita coba nirwanakan. Kita menirwanakan tradisi lisan menjadi karya lukisan. Ada dua kata kunci yang dihighlight dari situ, yaitu tradisi lisan dan ahli wahana," kata Nauval.
Lebih lanjut, Nauval berharap, pameran ini dapat menjadi wadah edukasi bagi siapa pun yang melihatnya, baik itu para pengunjung, pihak panitia, maupun senimannya sebagai target sasaran.
"Diharapkan pameran ini dapat mengedukasi anak-anak muda, terutama gen Z, supaya kalangan kita lebih melek dengan budaya yang ada di kota kita atau provinsi kita ini. Harapan besarnya, semoga dari kegiatan 'Menjaring Tutur' bisa membangkitkan rasa kepedulian anak-anak muda untuk melestarikan budaya," jelasnya.
Pengunjung melihat hasil karya lukisan di pameran seni 'Menjaring Tutur'. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Sebagai informasi, sebelum pameran terlaksana, 20 seniman yang terpilih telah mengikuti sesi lokakarya terlebih dahulu selama dua hari bersama fasilitator pada bulan Agustus lalu. Kemudian, setiap individu mengerjakan karyanya masing-masing dalam waktu satu bulan, lalu hasilnya dipamerkan lewat 'Menjaring Tutur' ini.
Salah satu pengunjung, Alyssa, mengaku takjub dengan seluruh hasil karya para seniman yang terlibat setelah mengetahui mereka mengerjakannya dalam waktu sebulan saja.
"Keren, dalam sebulan aja hasil lukisannya sudah bagus, bisa menciptakan karya lukisan sebagus itu," ujar Alyssa.
Nah, pada hari pertama, pamerannya dibuka mulai dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB, sedangkan hari kedua dibuka mulai dari pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Yuk, jangan sampai kelewatan karena pameran seni ini bisa kamu nikmati secara gratis!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar