Search This Blog

Konten TikTok: Google Indonesia soal Kasus Laptop Chromebook yang Jerat Nadiem

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: Google Indonesia soal Kasus Laptop Chromebook yang Jerat Nadiem
Sep 6th 2025, 11:35 by Focus

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) menggunakan rompi tahanan berjalan keluar usai pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) menggunakan rompi tahanan berjalan keluar usai pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
@kumparan

Kejagung membeberkan peran eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang kini jadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop. Pada awal 2020, Nadiem bertemu pihak Google Indonesia untuk membahas penggunaan Chromebook di Kemendikbudristek. Produk Chrome OS dan Chrome Device pun disepakati akan dijadikan proyek pengadaan TIK. Pada Mei 2020, Nadiem menggelar rapat online tertutup bersama jajarannya dan mewajibkan semua peserta memakai headset. Rapat itu membahas pengadaan Chromebook, meski saat itu pengadaan belum dimulai. Nadiem juga tercatat menjawab surat dari Google Indonesia soal partisipasi pengadaan, yang sebelumnya tak direspons menteri terdahulu. Menurut Kejagung, uji coba Chromebook pada 2019 sempat gagal karena tak bisa dipakai di daerah 3T. Namun, proyek pengadaan tetap berjalan. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Nadiem membantah melakukan korupsi. "Saya tak melakukan apa pun, Tuhan akan melindungi saya, kebenaran akan keluar," ujarnya. 📸: Dok. kumparan/Fadhil, Kejagung RI, Antara. Jaga Indonesia lewat fakta sebuah gerakan kolaboratif untuk mendorong masyarakat lebih kritis, bijak, dan selalu berpegang pada fakta dalam menyikapi isu-isu serta persoalan bangsa. Seluruh masyarakat indonesia harus berperan aktif menjaga Indonesia dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, pangan, energi, lingkungan, hingga kebudayaan. Mari bersama jaga Indonesia lewat fakta. #focus #nadiemtersangka #news #svl #kejagung #nadiemmakarim #koruptor #korupsi #kemendikbudristek #info #infoterkini #berita #beritaterkini #jagaindonesia #bicarafaktalewatberita #kumparan #JagaIndonesiaLewatFakta

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Kejaksaan Agung menetapkan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.  Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menyebut, Nadiem dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 juncto pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Penyidik kemudian langsung menahan Nadiem selama 20 hari ke depan di rutan Kejagung. Direktur Penyidikan Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, menegaskan penahanan ini dilakukan demi kepentingan penyidikan.  Sementara itu, Nadiem membantah tuduhan korupsi tersebut. Saat digiring menuju mobil tahanan, ia menyatakan tidak melakukan perbuatan melawan hukum dan meyakini kebenaran akan terungkap. "Saya tidak melakukan apa pun. Tuhan akan melindungi saya, kebenaran akan keluar," ujar Nadiem, seraya menegaskan dirinya selalu berpegang pada integritas dan kejujuran. 📸: Dok. Kejagung RI. Jaga Indonesia lewat fakta sebuah gerakan kolaboratif untuk mendorong masyarakat lebih kritis, bijak, dan selalu berpegang pada fakta dalam menyikapi isu-isu serta persoalan bangsa. Seluruh masyarakat indonesia harus berperan aktif menjaga Indonesia dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, pangan, energi, lingkungan, hingga kebudayaan. Mari bersama jaga Indonesia lewat fakta. #focus #nadiemtersangka #news #vidol #JagaIndonesiaLewatFakta

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Penasihat hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris Hutapea, menegaskan bahwa kliennya tidak menerima aliran dana sama sekali dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek. Hotman membandingkan kasus Nadiem dengan mantan Mendag Thomas Trikasih Lembong yang pernah ditersangkakan meski tidak menerima uang sepeser pun, sebelum akhirnya mendapat abolisi dari Presiden Prabowo. "Kasus Nadiem, nasib Nadiem sama dengan nasib Lembong. Tidak ada satu rupiah pun jaksa menemukan ada uang masuk ke kantongnya Nadiem," ujar Hotman kepada wartawan, Kamis (4/9). Hotman juga membantah keterlibatan Google dalam perkara tersebut. Ia menjelaskan bahwa pertemuan Nadiem dengan Google Indonesia hanya membahas soal produk Chromebook, tanpa hubungan dengan pengadaan. Google, kata dia, justru hanya memberi pelatihan kepada vendor terkait penggunaan sistem operasi. Ia menekankan, vendor pun tidak pernah memberikan uang kepada Nadiem. Kasus ini disebutkan telah merugikan negara Rp 1,98 triliun. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengatakan pihaknya masih mendalami soal kemungkinan keuntungan yang diperoleh Nadiem dalam proyek tersebut. 📸: Dok. Antara/Bayu Pratama, Kejagung RI, kumparan/Fadhil Pramudya. Jaga Indonesia lewat fakta sebuah gerakan kolaboratif untuk mendorong masyarakat lebih kritis, bijak, dan selalu berpegang pada fakta dalam menyikapi isu-isu serta persoalan bangsa. Seluruh masyarakat indonesia harus berperan aktif menjaga Indonesia dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, pangan, energi, lingkungan, hingga kebudayaan. Mari bersama jaga Indonesia lewat fakta. #focus #nadiemtersangka #news #videonews #kejagung #nadiemmakarim #koruptor #korupsi #kemendikbudristek #info #infoterkini #berita #beritaterkini #jagaindonesia #bicarafaktalewatberita #kumparan #JagaIndonesiaLewatFakta

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Google Indonesia menegaskan hanya berperan sebagai penyedia teknologi dan tidak terlibat langsung dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek. Google menyebut kegiatan pengadaan dilakukan pemerintah bersama vendor, sementara pihaknya hanya dipanggil sebagai saksi dan akan bekerja sama dengan Kejagung. Kasus ini menyeret mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai tersangka bersama empat pihak lain: Mulyatsyah, Sri Wahyuningsih, Jurist Tan, dan Ibrahim Arief. Program digitalisasi pendidikan 2019–2022 itu mencakup pengadaan 1,2 juta Chromebook senilai Rp 9,3 triliun, namun diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp 1,98 triliun. Menurut Kejagung, Nadiem memerintahkan bawahannya menyusun spesifikasi yang mengunci penggunaan ChromeOS, bahkan menerbitkan aturan yang merujuk pada itu. Atas dasar tersebut, ia dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tipikor. Nadiem, melalui penasihat hukumnya Hotman Paris, membantah tuduhan. Ia menegaskan tidak pernah menerima uang dari proyek ini, menyebut keputusan penggunaan Chromebook dibuat tim pengadaan, dan menilai sistem operasi itu lebih murah dibandingkan Windows. Nadiem juga menyampaikan pesan dari balik mobil tahanan, bahwa dirinya selalu menjunjung integritas dan yakin Tuhan akan melindunginya. 📸: Dok. Kejagung RI, Antara/Bayu Pratama. Jaga Indonesia lewat fakta sebuah gerakan kolaboratif untuk mendorong masyarakat lebih kritis, bijak, dan selalu berpegang pada fakta dalam menyikapi isu-isu serta persoalan bangsa. Seluruh masyarakat indonesia harus berperan aktif menjaga Indonesia dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, pangan, energi, lingkungan, hingga kebudayaan. Mari bersama jaga Indonesia lewat fakta. #focus #nadiemtersangka #news #videonews #kejagung #nadiemmakarim #koruptor #korupsi #kemendikbudristek #info #infoterkini #berita #beritaterkini #jagaindonesia #bicarafaktalewatberita #kumparan #JagaIndonesiaLewatFakta

♬ original sound - kumparan - kumparan

Media files:
01k4a5bbn7pjk5b1eht3gdgrz6.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar