Menteri BUMN Erick Thohir ditemui usai rapat bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Senin (15/9/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Rencana peleburan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Danantara Indonesia mencuat kembali. Jika hal ini terlaksana, Erick Thohir akan menjadi Menteri BUMN terakhir dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia mengatakan, rencana peleburan Kementerian BUMN ke Danantara masih dikaji.
"Ada kemungkinan, tapi memang masih dalam proses kajian dan diskusi," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9).
Menurut Prasetyo, rencana peleburan tersebut memiliki banyak pertimbangan. Salah satunya proses pelaksanaan pembinaan perusahaan-perusahaan negara. "Manajemen perbaikan itu sekarang kan sedang dikerjakan teman-teman di Danantara," terangnya.
Prabowo Belum Tunjuk Menteri BUMN Baru
Sejauh ini, Prabowo memang belum menunjuk pengganti Erick Thohir usai digeser ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dan menetapkan Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri BUMN.
Selain menjabat Plt Menteri BUMN, Dony juga masih menduduki jabatan sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara.
"Untuk Plt. Menteri BUMN ditunjuk Wakil Menteri BUMN atas nama bapak Dony Oskaria untuk menjalankan tugas pelaksana tugas di Kementerian BUMN," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9).
Prasetyo berharap penunjukan Dony sebagai Plt Menteri BUMN bisa melanjutkan proses pembenahan perusahaan pelat merah yang sudah dijalankan Erick di bawah naungan Kementerian BUMN maupun Danantara.
"Sehingga harapannya dengan pelaksana tugas yang diberikan kepada beliau akan mempercepat proses pembenahan BUMN kira-kira yang sekarang memang sudah dilaksanakan oleh Danantara dan Kementerian BUMN," katanya.
Prasetyo mengaku belum tahu jabatan ini akan dipegang Dony sampai kapan. "Baru 2 hari," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar