Search This Blog

Kadispenad: Rudal Balistik KHAN Akan Diserahkan ke TNI AD Tahun 2026

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kadispenad: Rudal Balistik KHAN Akan Diserahkan ke TNI AD Tahun 2026
Sep 20th 2025, 13:07 by kumparanNEWS

Rudal Khan buatan Roketsan Turki. Foto: Dok. Roketsan
Rudal Khan buatan Roketsan Turki. Foto: Dok. Roketsan

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Wahyu Yudhayana menyebut batch pertama pengiriman rudal balistik KHAN produksi Turki sudah sampai di Batalion Artileri Medan 18 Kalimantan Timur. Batch keduanya pun akan dikirim pada tahun 2026 mendatang.

Saat ini, rudal tersebut belum diserahkan ke TNI AD dari Kementerian Pertahanan. Rudal itu akan diserahkan ke TNI AD usai batch kedua tiba.

"Nanti rencana pada tahun 2026, awal tahun 2026, saat pengiriman batch yang kedua, itu nanti akan ada penyerahan kepada TNI AD. Nanti tentu kalau sudah diserahterimakan, itu bisa totally operational deploy ke TNI AD tentunya," ucap Wahyu di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (20/9).

"Termasuk untuk mendukung kegiatan gelar pasukan, untuk pengamanan, itu pasti didukung," tambahnya.

Wahyu tak menjelaskan gamblang berapa jumlah rudal balistik KHAN yang akan diberikan ke TNI AD. Ia hanya menjelaskan bahwa jumlah rudal di batch pertama sesuai dengan kekuatan satu batalion.

"Batch pertama itu kekuatan sesuai dengan satu kekuatan batalion," ucap Wahyu,

"Batalion itu kan ada satu baterai markas dan empat baterai operasional. Satu kekuatan satu batalion, empat baterai," tambahnya.

Menurut Wahyu, tujuan Indonesia mendatangkan rudal balistik KHAN adalah untuk memperkuat pertahanan Indonesia.

"Kita menganut sistem pertahanan keamanan rakyat semesta, dan kita juga menganut sistem pertahanan pulau-pulau besar. Tentu pertimbangannya, mengapa meletakkan alutsista itu di situ, atau alutsista lain-lain, di mana pertimbangannya banyak. Jarak jangkau, jarak capai," jelas Wahyu.

"Kita bisa meng-cover konsep lima pulau besar tadi. Kita bisa menjaga perbatasan. Karena pada prinsipnya, kita menganut politik bebas dan aktif. Bebas aktif artinya kita bersahabat dengan semua negara, dengan semua bangsa, tapi kita juga harus siap setiap saat untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.

Menurutnya, pembelian rudal itu didasari konsep pertahanan lima pulau besar yang ada di Indonesia.

"Dasarnya tadi itu tadi. Sistem pertahanan keamanan yang kita miliki dan konsep pertahanan pulau-pulau besar yang kita miliki," ucap Wahyu.

"Sehingga deploy untuk alutsista, tentu dipertimbangkan pada konsep pertahanan itu, bisa menjangkau seluruh wilayah Tanah Air, dan bisa meng-cover konsep lima pulau besar. Karena kita juga merupakan bagian dari konsep pertahanan yang sudah disusun," tandasnya.

Spesifikasi Rudal Balistik KHAN

Rudal balistik KHAN merupakan arsenal buatan industri militer Turki, Roketsan.

Dikutip dari situs resminya, rudal ini punya diameter 610 milimeter dengan berat 2.500 kg dengan jangkauan 80-250 kilometer.

Rudal ini punya pemandu GPS dan GLONASS, dibantu dengan pemandu inersia (INS).

Lalu rudal ini juga membawa hulu ledak high explosive dengan bobot 470 kg. Senjata ini juga punya akurasi yang cukup tepat, kurang lebih 10 meter dari titik sasaran.

Untuk transportasinya, Rudal KHAN dibawa dengan truk berpenggerak 8x8.

Media files:
01k2cz7hzt1q0g82pqrn5q31e3.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar