Asap mengepul saat pengungsi Palestina berlindung di rumah sakit Al Shifa, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel, di Kota Gaza, 8 November 2023. Foto: Doaa Rouqa/REUTERS
Jurnalis terkemuka Al Jazeera bernama Anas Al Sharif (28 tahun) tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam tenda jurnalis di dekat RS al-Shifa di Kota Gaza. Selain Anas yang merupakan jurnalis terkemuka tersebut, empat kru lainnya juga tewas.
Al Jazeera melaporkan, serangan Israel itu sengaja menargetkan tenda jurnalis. Tujuh orang tewas, termasuk 5 orang dari Al Jazeera.
Kelima orang dari Al Jazeera tersebut adalah jurnalis Anas Al Sharif, jurnalis Mohammed Qreiqeh, dan operator kamera Ibrahim Zaher, Mohammad Noufal, dan Moamen Aliwa.
Serangan pada Anas dkk terjadi tak lama setelah jaringan media Al Jazeera mengecam militer Israel atas apa yang mereka sebut "kampanye provokasi" terhadap wartawan mereka di Jalur Gaza, termasuk yang paling terkenal, Anas Al Sharif.
Anas Al-Sharif, jurnalis terkemuka Al-Jazeera di Jalur Gaza, tewas dibom Israel, Agustus 2025. Foto: X/AnasAlSharif0
Kecaman itu muncul setelah pada Juli lalu juru bicara tentara Israel (IDF) Avichai Adraee membagikan kembali sebuah video di media sosial yang menuduh Anas sebagai anggota sayap militer Hamas – klaim yang telah ditolak dengan tegas sebagai tidak benar.
Israel secara rutin menuduh jurnalis Palestina di Gaza sebagai anggota Hamas sejak mereka meluncurkan perang pada Oktober 2023. Sebagai bagian dari apa yang kelompok hak asasi manusia katakan sebagai usaha untuk mendiskreditkan laporan mereka tentang penyalahgunaan yang dilakukan oleh Israel.
Militer Israel telah membunuh lebih dari 200 wartawan dan pekerja media sejak pemboman dimulai, termasuk beberapa jurnalis Al Jazeera dan kerabat mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar