Search This Blog

Kritik Hanung Bramantyo soal Produksi Film Animasi Merah Putih One For All

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kritik Hanung Bramantyo soal Produksi Film Animasi Merah Putih One For All
Aug 11th 2025, 10:00 by kumparanHITS

Hanung Bramantyo dalam special screening Tuhan Izinkan Aku Berdosa, Blok M Square, Sabtu (16/3)    Foto: Giovanni/kumparan
Hanung Bramantyo dalam special screening Tuhan Izinkan Aku Berdosa, Blok M Square, Sabtu (16/3) Foto: Giovanni/kumparan

Sutradara Hanung Bramantyo melontarkan kritik tajam soal polemik film animasi Merah Putih One For All yang tengah menjadi sorotan.

Film itu disorot ketika merilis trailer menjelang perayaan HUT ke-80 RI. Film yang diproduksi oleh Perfiki Kreasindo ini menuai kritik dari warganet karena kualitas visualnya dianggap kaku dan belum maksimal, bahkan dibanding-bandingkan dengan film animasi lokal sukses seperti JUMBO.

Polemik semakin terlihat setelah terungkap bahwa film Merah Putih One For All disebut menelan biaya produksi sekitar Rp 6,7 miliar.

Sutradara Film Rahasia Rasa, Hanung Bramantyo saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Sutradara Film Rahasia Rasa, Hanung Bramantyo saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Hanung Bramantyo soal Film Animasi Merah Putih One For All

Anggaran itu yang kemudian memicu reaksi dari Hanung Bramantyo. Lewat Insta Story, sutradara film Gowok itu menyoroti anggaran produksi film yang dinilainya terlampau kecil untuk menghasilkan karya animasi berkualitas.

Menurut Hanung, dengan anggaran sebesar itu, mustahil untuk melahirkan sebuah film animasi yang mumpuni.

"Rp 7 miliar untuk film animasi, potong pajak 13 persen kisaran Rp 6 miliar. Kalau toh tidak dikorupsi, hasilnya tetap jelek!" tulis Hanung dalam unggahannya.

Suami Zaskia Adya Mecca itu menyebut anggaran yang menurutnya realistis untuk bisa bersaing dan menghasilkan karya yang layak tayang di bioskop.

"FYI, standar film animasi yang bagus minimal Rp 30 miliar plus Rp 10 miliar promosi. Dan dikerjakan dalam waktu 5 tahun," tulis Hanung.

Hanung Bramantyo Usulkan Tunda Penayangan Film Merah Putih One For All Ditunda

Sutradara film Ayat-Ayat Cinta itu turut secara terbuka meminta kepada Menteri Kebudayaan dan Wakilnya, Fadli Zon dan Giring Ganesha, untuk turun tangan membantu.

Ia mengusulkan agar penayangan film yang dijadwalkan pada 14 Agustus 2025 itu ditunda. Tujuannya untuk memberikan waktu bagi para kreator menyempurnakan karyanya agar lebih layak dinikmati penonton.

"Fadli Zon dan Giring, bapak-bapak mohon ditunda penayangannya, dan dibantu menyelesaikan hingga menghasilkan karya yang bagus," tutupnya.

Film Merah Putih One For All dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Film ini mengusung misi menyebarkan semangat persatuan melalui petualangan delapan anak dari berbagai suku di Indonesia.

Pada hari kemerdekaan, 17 Agustus 2025, harga tiket film ini bahkan ditawarkan dengan harga spesial, yaitu Rp 17.000.

Media files:
01jj6qryay1b6nrvxwkk02fy1a.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts