Hendri Susilo, pelatih Malut United. Foto: Instagram @malutunitedfc
Malut United menaklukkan Dewa United di pekan pertama Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (9/8) malam WIB. Kemenangan 3-1 yang diraih Malut United tidak membuat sang pelatih, Hendri Susilo, menjadi jemawa.
Menurutnya, kemenangan ini lahir berkat kualitas dan kerja sama tim yang baik. Pelatih yang musim lalu sempat melatih Semen Padang ini juga menyoroti kekurangan timnya yang masih harus diperbaiki.
"Kami masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki, baik individu, chemistry, maupun pemahaman taktikal. Tapi hasil ini modal bagus untuk ke depan," ujar Hendri usai laga dikutip dari Antara.
"Saya ini pelatih kampung, mungkin rezekinya yang baik. Kunci sukses kami itu kebersamaan. Keharmonisan pemain, pelatih, dan owner, baik di ruang ganti maupun di lapangan, itu yang kita jaga," tambahnya.
Pertandingan Dewa United vs Malut United di Super League. Foto: Dok. Malut United
Hendri Susilo juga tampak tidak terlalu aktif berdiri memberi instruksi di pinggir lapangan sepanjang laga. Namun, ia mengaku tetap mengendalikan jalannya pertandingan dari bangku cadangan.
"Saya kan sudah tua, Mas. Jadi biar yang muda-muda saja di depan. Walaupun semuanya saya kendalikan," kata pelatih berusia 59 tahun tersebut.
Laga kedua Super League 2025/26 akan digelar pekan depan. Malut United akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Kie Raha pada 15 Agustus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar