Search This Blog

Dukung Pelestarian Mangrove, Pelindo Gencarkan Program Carbon Village Pelindo

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Dukung Pelestarian Mangrove, Pelindo Gencarkan Program Carbon Village Pelindo
Aug 10th 2025, 10:42 by HiPontianak

Jajaran manajemen PT Pelindo Persero berfoto bersama usai rakornas yang digelar di Mempawah. Foto: Muhammad Zaini/HiPontianak
Jajaran manajemen PT Pelindo Persero berfoto bersama usai rakornas yang digelar di Mempawah. Foto: Muhammad Zaini/HiPontianak

HiPontianak - Rakornas bertajuk Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (PPEM) telah dilaksanakan di Kabupaten Mempawah, Kalbar, pada Jumat 8 Agustus 2025.

PT Pelindo Persero juga turut serta dalam kegiatan yang diinisiasi oleh PT Antam bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup/ BPLH dalam rangka memperkuat komitmen lintas sektor dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia tersebut.

Departement Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelindo Persero, Fabrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan bahwa Pelindo telah menjalankan program Carbon Village Pelindo atau Pelindo Lestari sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan hidup.

"Program ini mencakup penanaman mangrove seluas 835 hektar dan pengelolaan 64,6 ton sampah plastik yang berkontribusi pada penyelamatan lingkungan seluas 51.492 hektar. Kami juga mengembangkan inisiatif berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT)," ungkapnya.

Sementara itu General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Yanto, memaparkan progres signifikan dari program rehabilitasi mangrove yang dijalankan oleh Pelindo.

"Total keseluruhan luasan rehabilitasi telah mencapai 834,65 hektar (2021-2024) yang tersebar diberbagai wilayah seperti Banten, Riau, Kalbar, Kalteng, Sulawesi, Sumatera, Jawa, Bali, NTT, dan NTB," jelasnya.

Sedangkan untuk program penanaman pohon, Pelindo juga menunjukkan komitmen yang terus meningkat dari tahun ke tahun totalnya mencapai 428.511 bibit.

"Pada 2021 sebanyak 3.275 bibit, tahun 2022: sebanyak 253.656 bibit, tahun 2023 sebanyak 163.680 bibit dan tahun 2024 sebanyak 7.900 bibit," tambah Yanto.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Lingkungan Hidup/BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalbar, para Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat,

Rakornas PPEM ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi nasional bagi pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove sebagai warisan alam yang strategis bagi Indonesia.

Media files:
01k290ymjr4rfjg436ejz4v3w8.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar