Terdakwa Nikita Mirzani menjalani sidang dengan agenda saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, (14/8/2025). Foto: Agus Apriyanto
Nikita Mirzani kekeh tak lakukan pemerasan terhadap Reza Gladys menjadi salah satu berita populer pada Sabtu (23/8). Selain itu, Tompi kritik soal sistem royalti juga menjadi sorotan.
Berikut ini, kumparan telah merangkum sederet berita yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Kekeh Tak Lakukan Pemerasan ke Reza Gladys, Nikita Mirzani: Fix Dia Minta Tolong
Terdakwa Nikita Mirzani menjalani sidang dengan agenda saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, (14/8/2025). Foto: Agus Apriyanto
Nikita Mirzani masih bersikeras bahwa ia sama sekali tak melakukan pemerasan kepada Reza Gladys seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepadanya.
Bahkan sejak awal persidangan, Nikita dengan tegas menolak semua tuduhan pidana serius seperti pemaksaan, pemerasan, pengancaman dan pencucian uang.
Nikita menegaskan bahwa kasus ini murni berawal dari permintaan tolong Reza Gladys untuk mereview produknya. Nikita pun hanya melakukan pekerjaan yang memang biasa ia ambil, yaitu endorsement.
"Iya, bahwa tidak ada di sini pemaksaan atau pemerasan atau apalagi pengancaman atau pencucian uang karena ini fix dia minta tolong," ujar Nikita Mirzani dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, belum lama ini.
Nikita memastikan bahwa apa yang terjadi dalam perkaranya ini adalah sebuah transaksi pekerjaan yang sudah biasa ia lakukan sebagai seorang figur publik.
Karena itu sejak awal Nikita bingung kenapa ia diperkarakan atas hal atau pekerjaan yang biasa ia lakukan.
"Ini pekerjaan yang biasa saya pernah lakukan," pungkasnya.
Promotor Pastikan Ariel Akan Hadir dalam Konser Reuni Peterpan
Musisi Ariel saat media visit ke kantor kumparan di Jakarta, Selasa (20/5/2025). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
Ariel NOAH memang tak masuk dalam jajaran personel Peterpan yang akan manggung dalam konser The Journey Continues. Kendati demikian, Ariel sudah memastikan diri untuk hadir dalam konser tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Aloka, Budi Aloka, selaku promotor konser tersebut. Namun, Budi belum mengungkapkan apakah Ariel NOAH akan terlibat dalam gelaran konser yang menampilkan beberapa personel Peterpan itu.
"Ariel akan jadi apa? Ya harus datang sih, (untuk tahu) dia akan jadi apa di sana," tutur Budi, dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dalam konser itu, Peterpan memang hanya menampilkan Lukman (gitar), Indra (bass), Reza (drum), dan Andika (keyboard). Namun, Budi sadar betul bahwa Peterpan berisikan enam personel.
"Yang pasti dia (Ariel) akan datang, ya, Peterpan akan tetap berenam walaupun ada yang tampil atau enggak," katanya.
Gagal di Pilkada, Kris Dayanti Pilih Sibukkan Diri dengan Job Nyanyi dan Kuliah
Penyanyi Krisdayanti tampil membawakan lagunya saat Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (31/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Setelah gagal melaju sebagai Wali Kota Batu dalam Pilkada 2024 lalu, penyanyi sekaligus mantan anggota DPR RI, Kris Dayanti, memilih untuk fokus pada keluarga dan pendidikan.
Selain memilih aktif lagi dengan kegiatan menyanyi, wanita berusia 50 tahun juga memutuskan untuk kembali berkuliah. Kris Dayanti kini resmi terdaftar sebagai mahasiswa sarjana di Universitas Terbuka jurusan Ilmu Pemerintahan.
"Kegiatan ya biasa ya, ibu rumah tangga seperti biasa. Lalu juga fokus di nyanyi kembali ya, lalu juga nanti bulan depan masuk semester kuliah lagi gitu di Universitas Terbuka," ujar Kris Dayanti kepada wartawan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Menurut Kris Dayanti, keputusan untuk kembali menempuh pendidikan adalah bagian dari cita-citanya yang sempat tertunda sejak muda.
Ini merupakan kali perdana ibu Aurel Hermansyah itu mengenyam bangku kuliah setelah tertunda bertahun-tahun.
"Karena saya belum sempat kuliah kan dari SMA, lalu ambil pendidikan interestudi public speaking, lalu sudah senang cari uang kan dari muda. Ya sudah, kerja sampai tua," ucap Kris Dayanti.
Kuasa Hukum: Belum Ada Bukti Jonathan Frizzy Tahu soal Kandungan dalam Vape
Jonathan, Ijonk Foto: Munady
Lanjutan sidang kasus vape berisi obat keras atau zat etomidate yang menjerat Jonathan Frizzy alias Ijonk digelar di Pengadilan Negeri Kota Tangerang, beberapa waktu lalu.
Sopir dan asisten rumah tangga Jonathan Frizzy dihadirkan sebagai saksi dalam agenda sidang tersebut. Dari kesaksian mereka, kuasa hukum Jonathan menilai bahwa belum ada bukti kliennya mengetahui soal kandungan zat dalam vape yang dibawa dari Kuala Lumpur tersebut.
"Dari kesaksian ini kita memang belum melihat, apakah Ijonk mengetahui betul isinya itu adalah mengandung etomidate," kata kuasa hukum Jonathan Frizzy, Andreas Nahot Silitonga, di Pengadilan Negeri Kota Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.
Dengan begitu, lanjut Andreas, Ijonk sebetulnya belum dapat untuk dimintai pertanggungjawaban hukum atas perkara tersebut.
"Karena kalau misalnya dia (Ijonk) sudah mengetahui (Vape itu ada kandungan zat etomidate), ya, dia bisa dikenakan pertanggungjawaban," ucap Andreas.
Keluar dari WAMI, Tompi Kritik Sistem Royalti yang Dinilai Tak Adil
Dokter sekaligus penyanyi Tompi saat ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025). Foto: DN Mustika Sari/kumparan
Penyanyi Tompi beberapa waktu lalu membuat pengumuman di Instagram pribadinya bahwa ia keluar dari WAMI (Wadah Pencipta Lagu Indonesia). Selain itu, Tompi juga membebaskan musisi lain membawakan lagu miliknya tanpa perlu membayar royalti.
Keputusan ini menyusul kritiknya terhadap sistem royalti yang menurutnya tidak adil bagi pencipta lagu dan musisi. Tompi mengaku sudah cukup lama merasa kecewa dengan cara kerja Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
"Keberatan saya, pertanyaan saya tentang cara kerja mereka (LMK) sudah lama kita layangkan. Zaman saya masih aktif sama Glenn (Fredly) beberapa kali ngomongin ini, tapi ya itu tadi, gak pernah ada kejelasan," ucap Tompi saat ditemui kumparan di Senayan City, Jakarta Pusat.
Kekecewaan Tompi semakin mendalam ketika ia menyadari bahwa untuk membawakan lagu yang ia ciptakan sendiri, ia justru harus membayar biaya royalti.
"Salah satu yang bikin kaget adalah kalau kita mau nyanyi lagu sendiri, malah harus bayar. Itu benar-benar nggak masuk akal," katanya.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa biaya yang diminta untuk membawakan lagu jauh lebih besar dibandingkan dengan royalti yang diterimanya dalam setahun.
"Bayarnya per event malah lebih besar daripada yang saya terima setahun penuh. Itu yang akhirnya membuat saya berpikir bahwa ini nggak beres," ungkapnya dengan kecewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar