Peserta Seni Smanta Angkatan 58 Kelas 10 melakukan salah satu pertunjukan di Taman Budaya, Minggu 8 Juni 2025. Foto : Rabiansyah/Hi!Pontianak.
HiPontianak - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Pontianak menggelar sebuah drama musikal yang menggandeng beberapa unsur menjadi sebuah pertunjukan pentas seni untuk mengingatkan kaum muda agar selalu menjaga alam sekitar, kegiatan tersebut dilakukan di Taman Budaya, Minggu 8 Juni 2025.
Salah satu cerita yang dilihat oleh Hi!Pontianak yakni merupakan kisah petualangan beberapa anak muda yang melihat kondisi hutan yang telah dirusak.
"Cerita tentang petualangan di suatu daerah dimana hutannya tuh sudah dirusak sama satu orang, sehingga mereka selisih paham dan ternyata mereka menemukan bahwa hutan ini tidak boleh dirusak dan kita bisa bersatulah untuk menjaga kelestarian hutan ini," kata Uray Ferry selaku Guru Seni Budaya di SMAN 3 Pontianak.
Uray bilang, jika ini merupakan acara Peserta Seni Smanta Angkatan 58 Kelas 10 juga merupakan salah satu pertunjukan untuk mengambil nilai praktik seni di akhir semester. Dengan jumlah peserta dari 10 kelas yang dibagi menjadi 1 kelompok di masing-masing kelas.
"Ini dilaksanakan setiap semester ganjil dan genap setiap kenaikan kelas acara ini akan terus berlangsung ke depannya, tetapi tetap mengutamakan musiknya. Sehingga ini juga
untuk mengenalkan budaya-budaya kearifan lokal kepada masyarakat umum khususnya di sekolah," tambahnya.
Harapan ke depan untuk anak muda untuk lebih mencintai budaya kearifan lokal Pontianak khususnya umumnya di Kalimantan Barat (Kalbar).
"Nah supaya mereka bisa melestarikan budaya di Kota Pontianak ini. Bisa lewat musik, tari maupun seni rupa," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar