Search This Blog

Ketika Prabowo Kaget Lihat Tomy Winata Hadir di Proyek Baterai Listrik RI-China

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ketika Prabowo Kaget Lihat Tomy Winata Hadir di Proyek Baterai Listrik RI-China
Jun 29th 2025, 16:44 by kumparanBISNIS

Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Ekosistem Baterai EV RI-China Senilai Rp 96 T.   Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Ekosistem Baterai EV RI-China Senilai Rp 96 T. Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Presiden Prabowo Subianto mengaku kaget dengan kehadiran pengusaha Tomy Winata dalam peresmian dimulainya pembangunan (groundbreaking megaproyek ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terintegrasi (Grand Package) di Halmahera Timur, Maluku Utara, dan Karawang, Jawa Barat. Proyek tersebut bernilai jumbo, USD 5,9 miliar atau setara Rp 96 triliun (kurs Rp 16.284).

"Saudara-saudara sekalian, saya menyambut dengan sangat bahagia dan sangat bangga acara ini. Memang biasanya saya tidak mau... ada TW (Tomy Winata) ada di sini, muka familiar jadi saya, harus saya sapa juga," kata Prabowo dalam sambutannya meresmikan acara tersebut di Karawang, Minggu (29/6).

Usai melihat Tomy, dia meminta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk mengabsen siapa saja undangan yang tidak hadir dalam peresmian ini. Selain itu, dia juga menyinggung soal keengganannya menghadiri acara groundbreaking. Tapi beda dengan proyek yang digarap Indonesia dan China ini.

Proyek tersebut merupakan pengembangan industri dari hulu ke hilir yang terdiri dari 6 proyek secara terintegrasi yang dikembangkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Konsorsium CATL Brunp dan Lygned (CBL) yang merupakan anak perusahaan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).

Tomy Winata. Foto: Nyoman Budhiana/ANTARA FOTO
Tomy Winata. Foto: Nyoman Budhiana/ANTARA FOTO

Megaproyek tersebut mencakup 5 proyek yang dikembangkan di Kawasan PT Feni Haltim (FHT) yang merupakan Joint Venture (JV) Antam dan Hong Kong CBL Limited (HK CBL) di Halmahera Timur, serta 1 proyek dikembangkan di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang milik Tomy Winata.

"Biasanya memang saya tidak terlalu mau hadir groundbreaking, tetapi kali ini saya hadir, dan saya percaya dan saya sadar betapa acara ini bersejarah dan punya nilai strategis," jelas dia.

Menurut dia cita-cita hilirisasi sudah sangat lama, terhitung sejak era Presiden RI Pertama, Soekarno, yang terus dilanjutkan presiden berikutnya.

"Dan terakhir, pendahulu saya, Presiden Republik Indonesia yang ketujuh, Pak Joko Widodo, lebih menekankan pentingnya hilirisasi dan memulai secara nyata program hilirisasi di era sekarang, di era abad ke-21 ini," terangnya.

Media files:
01jyxawx3kjgw88fc1m25f7yjb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar