Warga Palestina mengantre untuk menerima makanan hangat di titik distribusi makanan di lingkungan Al-Rimal di Kota Gaza di Jalur Gaza bagian tengah, Rabu (21/5/2025). Foto: OMAR AL-QATTAA/AFP
Israel meminta warga Gaza Utara Palestina untuk meninggalkan lokasi itu. Israel akan melancarkan serangan ke wilayah itu.
"Pasukan Israel akan beroperasi dengan kekuatan penuh di wilayah-wilayah ini," kata juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, dalam pernyataan yang diunggah di platform X, dilansir AFP, Minggu (29/6).
Kendaraan mengantre di sepanjang jalan Salah al-Din di Nuseirat dekat koridor Netzarim sambil menunggu untuk menyeberang ke bagian utara Jalur Gaza, Senin (27/1/2025). Foto: Eyad BABA / AFP
Israel belum juga menghentikan seragan dan genosida terhadap warga Palestina. Bahkan, lokasi yang jadi tempat penyaluran bantuan juga diserang secara keji.
Kini, Israel meminta warga Utara Gaza untuk pergi ke selatan. Ada daerah bernama Al-Mawasi yang diklaim sebagai zona aman.
Warga Palestina menerima pasokan bantuan di Beit Lahia, di Jalur Gaza utara, Rabu (25/6/2025). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
Al-Mawasi merupakan sebuah kawasan kecil di wilayah selatan Gaza. Hanya saja wilayah terpencil yang tidak memiliki infrastruktur memadai dan akses medis yang terbatas ini nyatanya juga selalu menjadi target operasi militer Israel.
Pada 16 Juni 2025, Israel menyerang warga yang tengah mengantre untuk mendapatkan bantuan. Tak kurang ada 20 orang tewas dalam serangan keji Israel ini.
Di sisi lain, Israel tengah menjalani gencatan senjata dengan Iran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar