Search This Blog

Panen Melimpah, Indonesia Mau Ekspor 2.000 Ton Beras per Bulan ke Malaysia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Panen Melimpah, Indonesia Mau Ekspor 2.000 Ton Beras per Bulan ke Malaysia
May 15th 2025, 13:38 by kumparanBISNIS

Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perum BULOG Sudaryono di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Karawang, Kamis (15/4/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perum BULOG Sudaryono di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Karawang, Kamis (15/4/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengekspor beras ke Malaysia menyusul hasil panen dalam negeri yang melimpah.

Hingga saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 3,7 juta ton. Sementara penyerapan beras dari Januari 2025 hingga pertengahan Mei ini sudah mencapai 2,1 juta ton. Kedua capaian tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

Dengan jumlah tersebut, Indonesia siap melakukan ekspor beras ke sejumlah negara, salah satunya Malaysia sebanyak 2.000 ton. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perum BULOG Sudaryono dalam kunjungannya ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) Karawang, Kamis (15/4).

"Pak Menteri (Amran) juga sudah ketemu dengan Menteri Pertanian Malaysia. Nah itu kita intinya, kita punya standar begini, harga segini, oke? Oke jalan, enggak ada masalah," ucap Sudaryono.

Sudaryono menyatakan bahwa terdapat beberapa negara yang tahun ke tahun memang tidak bisa impor beras dan Indonesia diharapkan bisa melayani.

Dua pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Palebon, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Dua pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Palebon, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

"Ini ada satu skema yang lagi dibahas adalah bagaimana negara Indonesia dengan surplus beras ini, negara kita juga bisa hadir untuk misi-misi kemanusiaan di Afrika, di Palestina, dan seterusnya," tambah Sudaryono.

Mengenai kesepakatan ekspor dengan Malaysia, Sudaryono mengatakan bahwa kesepakatannya sedang diatur dan menunggu perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Ini lagi kita atur. Intinya mana kala presiden sudah kasih perintah, mana kala diperlukan, maka kita siap," tutur Sudaryono.

Dalam pertemuan Menteri dengan pihak Malaysia, Sudaryono menyatakan bahwa rencananya ekspor beras yang berjumlah 2.000 ton tersebut akan dilakukan secara bulanan.

"Kemarin sih yang dibahas mungkin sekitar 2.000 ton itu (untuk) per bulan ya, karena kan Malaysia juga ngambil dari banyak tempat," ucapnya.

Namun, kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia masih perlu dibahas lebih lanjut hingga mencapai tahap teknis. "Tapi kita belum sampai ke teknis itu, jadi intinya dari pemerintahan Indonesia, kita menyatakan diri kita siap, kalau memang kita harus meng-ekspor sebagian yang cadangan kita untuk kita kirim ke Malaysia, atau ke negara lain," pungkas Sudaryono.

Media files:
01jv96m18z0ratyt7jjsmm8rnw.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar