Search This Blog

Konten TikTok: Curhat Kadinkes soal Nias yang Cuma Punya 4 Obgyn di Wilayahnya

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: Curhat Kadinkes soal Nias yang Cuma Punya 4 Obgyn di Wilayahnya
May 18th 2025, 11:04 by Focus

@kumparan

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, mengungkap masih ada warga Kepulauan Nias yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan untuk melahirkan. Salah satu kasus menyedihkan adalah ibu hamil yang meninggal setelah menempuh perjalanan 4 jam menuju fasilitas kesehatan. "Jaraknya memang lumayan dari Kota Gunungsitoli ke Nias Utara yang jalannya juga lumayan sulit," kata Faisal, Kamis (15/5). Ia menjelaskan, Kepulauan Nias saat ini hanya memiliki empat dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn). Kondisi ini membuat satu dokter harus praktik di tiga lokasi berbeda. Dari lima rumah sakit yang ada di Nias, baru satu yang memiliki kelengkapan dokter spesialis. Dinas Kesehatan mencatat masih dibutuhkan 21 dokter spesialis tambahan. Karena itu, Faisal mendukung penuh usulan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar dokter umum di daerah dilatih menangani layanan obgyn, untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di wilayah 3T. 📸: Dok. kumparan, Shutterstock. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #dokterobgyn #news #videonews #dokterumum #obgyn #daerah3T #kepulauannias #kesehatanindonesia #menkes #kemenkes #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ suara asli - kumparan - kumparan
@kumparan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana melatih dokter umum agar bisa membantu operasi caesar di daerah 3T karena banyak wilayah terpencil kekurangan dokter spesialis. Ia menyebut Prabowo memintanya membuka 66 rumah sakit di daerah terpencil seperti Nias, Taliabu, dan Anambas. Budi menceritakan banyak ibu hamil meninggal karena tak ada dokter yang menangani, dan bahkan harus digotong naik perahu namun tetap tak tertolong. Solusinya, dokter umum akan diberi pelatihan khusus dengan sistem task-shifting agar bisa melakukan tindakan darurat, sesuai standar WHO. Ia menekankan ratusan daerah di Indonesia tidak punya dokter obgyn, sehingga dokter umum harus diberi kewenangan dan kompetensi khusus untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi di daerah tersebut. 📸: Dok. Antara, Shutterstock. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #dokterobgyn #news #videonews #dokterumum #obgyn #daerah3T #kesehatanindonesia #menkes #kemenkes #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menggagas pelatihan dokter umum di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) agar bisa menangani persalinan, termasuk operasi caesar dalam kondisi tertentu. Ide ini muncul setelah melihat banyak ibu di daerah terpencil, seperti Nias, Taliabu, hingga Anambas, meninggal saat melahirkan karena ketiadaan dokter spesialis obgyn. Menurut Budi, daripada hanya menyaksikan pasien meninggal, dokter umum lebih baik dibekali keahlian untuk menyelamatkan nyawa mereka. Namun, wacana ini masih dikaji bersama Kolegium Kesehatan Indonesia dan Kolegium Obgyn. Kemenkes juga menegaskan bahwa program ini hanya untuk wilayah 3T, bukan kota besar. Meski begitu, usulan ini menuai pro dan kontra karena secara aturan, penanganan persalinan dan operasi seharusnya dilakukan oleh dokter spesialis yang telah menempuh pendidikan lanjutan. #focus #dokterobgyn #news #svl #dokterumum #obgyn #daerah3T #kesehatanindonesia #menkes #kemenkes #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan

Media files:
kumparan.com
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar