May 11th 2025, 13:47, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali meninjau uji coba rudal balistik jarak pendek dan artileri jarak jauh, pada Jumat (9/5) waktu setempat. Foto: KCNA/via REUTERSUji coba yang juga mencakup pemeriksaan keandalan operasional sistem "pemicu nuklir", dirancang untuk memastikan postur respons cepat untuk melawan iklim militer regional yang sensitif. Foto: KCNA/via REUTERSSistem roket peluncur ganda 600 mm dan rudal balistik taktis Hwasong-11 dikerahkan juga dalam uji coba tersebut. Foto: KCNA/via REUTERSHwasong-11 dikenal secara internasional sebagai KN-23, serangkaian rudal balistik jarak pendek Korea Utara yang menurut pejabat Ukraina dan Barat dipasok ke Rusia dan digunakan oleh Moskow untuk menyerang Ukraina. Foto: KCNA/via REUTERSFoto: KCNA/via REUTERS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali meninjau uji coba rudal balistik jarak pendek dan artileri jarak jauh, pada Jumat (9/5) waktu setempat.
Uji coba yang juga mencakup pemeriksaan keandalan operasional sistem "pemicu nuklir", dirancang untuk memastikan postur respons cepat untuk melawan iklim militer regional yang sensitif.
Sistem roket peluncur ganda 600 mm dan rudal balistik taktis Hwasong-11 dikerahkan juga dalam uji coba tersebut.
Hwasong-11 dikenal secara internasional sebagai KN-23, serangkaian rudal balistik jarak pendek Korea Utara yang menurut pejabat Ukraina dan Barat dipasok ke Rusia dan digunakan oleh Moskow untuk menyerang Ukraina.
Uji coba rudal yang diluncurkan di Korea Utara. Foto: KCNA/via REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar