Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) M. Din Syamsuddin di aksi bela Palestina di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) M. Din Syamsuddin, mendorong pemerintah Indonesia agar lebih aktif dalam membantu warga Gaza yang terlibat konflik dengan Israel.
Ia mengusulkan agar pemerintah menerjunkan TNI untuk membantu relokasi Gaza daripada harus mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia.
"Oleh karena itu kami mengusulkan kepada pemerintah Indonesia, niat baik dari presiden Prabowo Subianto dialihkan menjadi upaya Indonesia untuk ikut merekonstruksi Gaza. Bangun kembali rumah sakit Indonesia yang hancur diserang, dibombardir oleh Israel," kata Din kepada wartawan pada acara aksi bela Palestina di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (18/5).
"Kirim pasukan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, untuk melakukan pelayanan kesehatan tenaga medis," lanjutnya.
Warga Palestina berjalan sambil membawa barang-barang mereka saat mereka meninggalkan rumah mereka, setelah serangan udara Israel, di Jalur Gaza utara 16 Mei, 2025. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa Indonesia siap melakukan evakuasi dan menampung sementara warga Gaza yang membutuhkan pertolongan ke Indonesia.
Eks Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menilai, memberikan bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza lebih mudah dilakukan dibanding dengan melakukan evakuasi.
"Apa yang akan dilakukan di Indonesia, lakukanlah di Gaza walaupun tidak mudah. Inilah ujian bagi seorang Jenderal yang menjadi Presiden Indonesia. Apakah cukup berani? Apakah cukup punya patriotisme untuk Indonesia melakukan aksi kemanusiaan di Gaza?" tuturnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar