Mar 28th 2025, 11:00, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
PT Astra Honda Motor (AHM) memberangkatkan 2.572 pemudik dalam program Mudik Balik Bersama Honda (MBBH) 2025 di Kantor AHM di Sunter, Jakarta Utara pada Jumat (28/3). Foto: Dok. Istimewa
Mudik Balik Bareng Honda merupakan program mudik tahunan yang disediakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bagi para customer Honda. Untuk tahun ini, rute mudik yang dibuka AHM adalah Semarang dan Yogyakarta.
General Manager Honda Customer Care Center, Antok Yuniarso, menyebut AHM sangat terbuka untuk peluang pembukaan rute baru buat MBBH berikutnya. AHM terlebih dahulu akan melakukan evaluasi dan survei kepada customer perihal rute yang diharapkan.
"Sementara ini sih masih Yogyakarta dan Semarang yang paling banyak. Sehingga itu yang kami masih terus amati. Nanti kalau memang ada tujuan lain yang memang cukup banyak ya, tidak menutup kemungkinan kita bisa ada itu juga," kata Antok dalam pemberangkatan MBBH 2025 di Kantor AHM di Sunter, Jakarta Utara pada Jumat (28/3).
Perihal peserta, Antok menjelaskan MBBH terbuka bagi siapapun pemilik motor Honda baik motor lama maupun motor baru. Salah satu kriteria yang diterapkan hanyalah kondisi motor dalam kondisi standar. Pengguna motor Honda dapat ikut MBBH hanya dengan memiliki motor Honda, SIM dan kelengkapan yang diperlukan lainnya.
"Kemudian kalau, customernya sebetulnya kita gak pilah-pilah sih, kita gak pilah-pilah, yang penting adalah menurut syarat tadi," ujar Antok.
PT Astra Honda Motor (AHM) memberangkatkan 2.572 pemudik dalam program Mudik Balik Bersama Honda (MBBH) 2025 di Kantor AHM di Sunter, Jakarta Utara pada Jumat (28/3). Foto: Dok. Istimewa
Terkait tren, Antok mengungkap pada MBBH 2025 terdapat peningkatan peserta dari golongan berusia muda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Antok juga menjelaskan MBBH merupakan program AHM yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
"Jadi ini adalah tahun penyelenggaraan yang ke-17. Jadi kalau kita urutkan itu mulai ada tahun 2006. Tapi kemudian tahun 2020, 2021, 2022 kita tidak mengadakan yang offline," kata Antok.
Tahun ini MBBH juga menggandeng beberapa pihak untuk kerja sama baik dari sektor asuransi, kesehatan maupun pemerintah. Untuk sektor kesehatan AHM menggandeng RS Hermina dan Halodoc untuk membuka layanan kesehatan gratis sebelum keberangkatan peserta.
Sementara dari pemerintah, AHM menggandeng Kementerian Perhubungan untuk menyediakan tempat istirahat dan tempat service di Jembatan Timbang.
"Sehingga nanti kalau untuk sepeda motor yang perlu dicek, perlu di-service, bisa menggunakan fasilitas tersebut. Itu tahun ini ada satu titik di Banyudono (Jawa Tengah)," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar