Dua mahasiswa di Kota Padangsidimpuan, Sumut, tipu seratusan temannya dengan modus bayar UKT tanpa ribet. Foto: Istimewa
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna mengungkap modus yang dilakukan dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Sumatera Utara (Sumut), yang menipu 100 temannya terkait pembayaran uang kuliah atau UKT tanpa ribet.
Keduanya adalah Nanda Musandi Lubis (25) dan Muhammad Andrian (25). Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan ini.
Wira mengatakan, kedua tersangka beraksi dengan membuat poster iklan penawaran jasa bayar biaya kuliah tanpa ribet hingga membuat slip setoran bank palsu.
"Adapun cara tersangka Ananda membuat slip pembayaran Bank BNI yaitu dengan cara mencetak sendiri slip pembayaran Bank BNI dengan menggunakan printer," kata Wira pada Sabtu (22/2).
"Kemudian tersangka membuat tanda stempel Bank BNI sendiri, serta menandatangani sendiri tanda tangan teller bank," sambungnya.
Poster yang digunakan dua mahasiswa di Padangsidimpuan untuk tipu seratusan temannya dengan modus bayar UKT tanpa ribet. Foto: Istimewa
Sementara, tersangka Andrian berperan menyebarkan brosur jasa bayar UKT tanpa ribet hingga mengumpulkan uang dari para mahasiswa.
"Tersangka Andrian mengumpulkan uang pembayaran kegiatan kuliah dari mahasiswa baik melalui transfer dari bank masing-masing mahasiswa maupun secara langsung," sambungnya.
Wira mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya juga mendapatkan fakta bahwa tersangka menawarkan akan menalangi pembayaran uang kuliah korbannya. Nantinya, para korban bisa membayarnya di kemudian hari.
"Selain itu fakta yang kami temukan bahwa dia bersedia mendahulukan untuk bayar uang kuliah. Iya (sok-sokan) mau bayar, tapi ini masih pendalaman ya," sambungnya.
Dua mahasiswa di Kota Padangsidimpuan, Sumut, tipu seratusan temannya dengan modus bayar UKT tanpa ribet. Foto: Istimewa
Awal Mula Kasus
Kasus ini mulanya terungkap usai pihak kampus melakukan pengecekan rekening koran pada Rabu (19/2). Mereka menyadari ada 6 transaksi yang terjadi pada Jumat (14/2). Sementara, jumlah slip setoran yang diterima kampus dari mahasiswa berjumlah 28.
Setelah itu, pihak kampus menghubungi pihak bank yakni BNI sebagai bank yang bekerja sama dengan kampus sebagai perantara pembayaran. Pihak bank pun menyatakan bahwa slip tersebut palsu.
Poster yang digunakan dua mahasiswa di Padangsidimpuan untuk tipu seratusan temannya dengan modus bayar UKT tanpa ribet. Foto: Istimewa
Sejumlah mahasiswa yang jadi korban pun dipanggil dan diminta klarifikasi. Mereka pun mengungkap telah membayar via pelaku Andrian.
Pihak kampus pun langsung mengecek keuangan dan mendapati selisih anggaran Rp 1,2 M. UMTS pun melapor ke polisi. Kedua pelaku pun ditangkap pada Rabu (19/2) lalu.
Atas perbuatannya, kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Padangsidimpuan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar