Feb 22nd 2025, 16:31, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Konferensi pers pembebasan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas di di Rafah, Jalur Gaza selatan, Sabtu (22/2/2/2025). Foto: OMAR AL-QATTAA/AFP
Kelompok Hamas membebaskan dua sandera Israel pada Sabtu (22/2) ini. Mereka berencana melepaskan empat sandera lainnya di hari yang sama tapi dalam waktu berbeda.
Dengan pembebasan sandera terbaru ini, Israel akan pula melepaskan napi Palestina. Pelepasan itu merupakan timbal balik pembebasan sandera sesuai kesepakatan gencatan senjata.
Pada pembebasan tahap satu pada Sabtu ini, mereka yang dikembalikan Hamas adalah Tal Shoham (40) dan Avera Mengistu (39).
Konferensi pers pembebasan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas di di Rafah, Jalur Gaza selatan, Sabtu (22/2/2/2025). Foto: OMAR AL-QATTAA/AFP
Sebelum diserahkan ke palang merah, kedua orang itu diarak milisi bersenjata di Rafah yang berada di selatan Gaza ke sebuah panggung.
Kantor berita Reuters melaporkan, keenam orang itu adalah sandera masih hidup terakhir yang dibebaskan Hamas pada fase satu ini. Secara total terdapat 21 sandera Israel yang dilepaskan Hamas setelah gencatan senjata tercapai pada 19 Januari 2025 ini.
Sementara Israel melepaskan sebanyak 1.100 lebih napi Palestina pada fase pertama penghentian serangan tersebut.
Laporan kantor berita Reuters, selain Tal dan Avera, mereka yang akan dibebaskan pada Sabtu ini adalah Eliya Cohen, Omer Shem Tov, Hisham al-Sayed dan Omer Wenkert.
Konferensi pers pembebasan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas di di Rafah, Jalur Gaza selatan, Sabtu (22/2/2/2025). Foto: OMAR AL-QATTAA/AFP
Shoham, Eliya, Omer Tov, dan Omer Wenkert disandera Hamas dari Israel pada 7 Oktober 2023 lalu. Serangan Hamas pada tanggal tersebut adalah alasan Israel menyerang Gaza tanpa pandang bulu.
Adapun, Hisham dan Megistu, disandera Hamas pada satu dekade lalu.
Menurut laporan LSM advokasi hak Gaza, The Palestinian Prisoners, Israel kemungkinan besar akan melepaskan 602 napi Palestina pada Sabtu ini.
Sebagian besar dari 600 lebih napi Palestina yang dilepaskan ditahan aparat sejak awal perang Gaza. Beberapa di antaranya setelah dibebaskan Israel rencananya akan dideportasi keluar teritori Palestina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar