Aug 11th 2024, 12:00, by Syawal Darisman, kumparanWOMAN
Foto: Frank Franklin II/AP PhotoFoto: Odd Andersen/AFPFoto: Abbie Parr/AP Photo Foto: Odd Andersen/AFPFoto: Frank Franklin II/AP Photo
Manizha Talash dari Tim Pengungsi, mengenakan jubah bertuliskan "Bebaskan Perempuan Afghanistan" saat bertanding dalam Pertarungan Pra-Kualifikasi B-Girls pada kompetisi pemecahan rekor di La Concorde Urban Park Olimpiade Paris 2024, Jumat (9/8/2024).
Manizha Talash adalah seorang penari breakdance asal Afghanistan yang mengikuti Olimpiade Paris 2024 sebagai anggota Tim Olimpiade Pengungsi.
Namun atlet pengungsi kelahiran 2002 tersebut didiskualifikasi oleh para juri karena menggunakan jubah yang bertuliskan "FREE AFGHAN WOMEN".
Tindakannya tersebut dinilai telah melanggar salah satu dari aturan 50 Piagam Olimpiade yang menyatakan bahwa "tidak ada demonstrasi atau demonstrasi politik, agama, atau propaganda rasial diizinkan di lokasi, venue, atau area Olimpiade mana pun".
Manizha Talash dari Tim Pengungsi, mengenakan jubah bertuliskan "bebaskan wanita Afghanistan" saat bertanding dalam Pertarungan Pra-Kualifikasi B-Girls pada kompetisi pemecahan rekor di La Concorde Urban Park Olimpiade Paris 2024, Jumat (9/8/2024). Foto: Abbie Parr/AP Photo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar