Ada banyak manfaat puasa Tarwiyah dan Arafah yang bisa didapatkan oleh umat muslim yang mengamalkannya. Puasa Tarwiyah dan Arafah sendiri merupakan ibadah puasa yang dilakukan selama dua hari sebelum Iduladha.
Puasa Tarwiyah dilakukan pada 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Zulhijah. Agar lebih bersemangat melakukannya, penting sekali mengetahui manfaat mengamalkan puasa tersebut.
Mengutip buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Muhammad Syukron (2012), Arafah merupakan puasa yang dilakukan saat jamaah haji hendak melakukan wukuf di Arafah. Sementara itu, Tarwiyah merupakan puasa yang bertujuan untuk menghilangkan dosa satu tahun sebelumnya.
Manfaat puasa Tarwiyah dan Arafah hampir sama meskipun tujuan melaksanakannya berbeda, yaitu.
1. Ibadah yang Dicintai Allah
Puasa Tarwiyah dan Arafah dilakukan saat bulan Dzulhijjah, sehingga kedua ibadah tersebut sangat disukai oleh Allah. Hal ini mengacu pada hadist berikut:
عن ابن عباس مرفوعا: "ما من أيام العمل الصالح أحب إلى الله فيهن من هذه الأيام" -يعني عشر ذي الحجة -قالوا: ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: "ولا الجهاد في سبيل الله، إلا رجلا خرج بنفسه وماله، ثم لم يرجع من ذلك بشيء
Artinya: "Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadis marfu'. 'Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah.' Kemudian para sahabat bertanya, 'Bukan pula jihad, ya Rasulullah?' Rasul menjawab, 'Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi," (HR Bukhari).
2. Puasa Arafah Menghapuskan Dosa Dua Tahun
Menunaian puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun. Adapun hadistnya yakni sebagai berikut:
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
Artinya: "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas" (HR Muslim).
Itulah manfaat puasa Tarwiyah dan Arafah yang penuh kemuliaan. Meskipun keutamaan puasa Tarwiyah tidak disebutkan secara detail dalam suatu hadist, namun amalan sunnah ini tetap bernilai pahala yang besar karena dijalankan saat bulan Dzulhijjah. (DLA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar