Apr 14th 2024, 11:53, by Syawal Darisman, kumparanNEWS
Ratusan pengungsi Myanmar melintasi Jembatan Persahabatan Thailand-Myanmar di Mae Sot, Provinsi Tak, Thailand, Sabtu (13/4/2024). Foto: Athit Perawongmetha/ReutersBeberapa mengatakan mereka takut akan serangan dari pemberontak yang merebut Myawaddy, sebuah kota berpenduduk sekitar 200.000 orang yang terletak di seberang Sungai Moei dari kota Mae Sot di Thailand. Foto: Athit Perawongmetha/ReutersPersonel militer Thailand pun membantu berjaga sejak Jumat (12/4) setelah pasukan junta Myanmar mundur dari posisi mereka dan dikalahkan oleh pasukan pemberontak bersenjata yang telah bertempur selama berhari-hari. Foto: Athit Perawongmetha/ReutersFoto: Athit Perawongmetha/ReutersFoto: Athit Perawongmetha/Reuters
Ratusan pengungsi Myanmar melintasi Jembatan Persahabatan Thailand-Myanmar di Mae Sot, Provinsi Tak, Thailand, Sabtu (13/4/2024).
Beberapa mengatakan, mereka takut akan serangan dari pemberontak yang merebut Myawaddy, sebuah kota berpenduduk sekitar 200 ribu orang yang terletak di seberang Sungai Moei dari kota Mae Sot di Thailand.
Personel militer Thailand berjaga sejak Jumat (12/4), setelah pasukan junta Myanmar mundur dari posisi mereka dan dikalahkan oleh pasukan pemberontak bersenjata yang telah bertempur selama berhari-hari.
Personel militer berjaga saat ratusan pengungsi menyeberangi perbatasan sungai antara Myanmar dan Thailand, kota perbatasan strategis ke tangan pemberontak yang memerangi junta militer Myanmar, di Mae Sot, Provinsi Tak, Thailand, Sabtu (13/4/2024) Foto: Athit Perawongmetha/Reuters
Tidak ada komentar:
Posting Komentar