Jan 14th 2024, 19:47, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS
Ilustrasi kereta api. Foto: Dok. KAI
Kereta api Gaya Baru Malam Selatan (GBMS) tertemper mobil di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (14/1). Insiden ini terjadi di antara Stasiun Srowot dan Stasiun Brambanan.
"Daop 6 Yogyakarta menyayangkan adanya kejadian tertempernya KA Gaya Baru Malam Selatan (GBMS) oleh mobil di perlintasan tidak dijaga JPL 215 KM 150+3 antara Stasiun Srowot dan Brambanan pada Minggu (14/1)," kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, Minggu (14/1).
Akibat kecelakaan ini, dua orang dinyatakan meninggal dunia. Seluruh korban sudah dievakuasi.
"Korban di evakuasi dinyatakan 2 orang meninggal dunia dan di bawa ke RSUP Dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten. Kejadian selanjutnya ditangani Polsek Prambanan Klaten Jawa Tengah," jelas Krisbiyanto.
Akibat peristiwa ini KA GBMS mengalami sedikit hambatan. Perjalanan kereta harus terhenti sebentar untuk pengecekan sarana lokomotif di Stasiun Brambanan. Setelah dicek, ditemukan kerusakan di bagian depan lokomotif.
"Untuk memaksimalkan pelayanan dan meminimalisir risiko saat lokomotif berjalan, maka Daop 6 mengirimkan lokomotif pengganti untuk KA GBMS dan dapat diberangkatkan kembali pukul 18.21 WIB," bebernya.
Sejumlah KA ikut mengalami kelambatan akibat peristiwa tersebut.
KA GBMS andil kelambatan 98 menit.
KA Ranggajati andil kelambatan 5 menit.
KA commuter line andil kelambatan 5 menit.
KA Logawa andil kelambatan 15 menit.
"Daop 6 mengingatkan kembali pentingnya untuk menengok kanan dan kiri terlebih dulu sebelum kendaraan melintasi perlintasan sebidang. Pastikan aman untuk melintas, barulah kendaraan bisa melintas," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar