Phrases connector adalah salah satu komponen penting dalam bahasa yang digunakan untuk mengaitkan atau menghubungkan frasa-frasa dalam kalimat. Oleh karen itu seorang penulis harus mengetahui macam-macam phrases connector (penghubung frasa).
Phrases connector membantu dalam menyusun kalimat yang lebih kompleks dan bermakna. Dalam bahasa Indonesia, terdapat berbagai macam jenis phrases connector yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
Penggunaan phrases connector yang tepat dapat meningkatkan kualitas tulisan. Dengan menggunakan berbagai macam phrases connector, dapat memperkaya kalimat dan menjadikannya lebih informatif serta koheren.
Inilah contoh dari macam-macam pharases connector (penghubung frasa) yang dikutip dari buku Sintaksis Bahasa Indonesia: Teori dan Analisis, Atika Gusriani, (2023).
1. Connector Contrast (kebalikan)
Walaupun sudah terjadi segala sesuatu, dia masih mencintainya.
Walaupun ibu marah, dia tetap memasak makan malam.
Ibu sakit, namun dia tetap pergi ke kantor.
Di sisi lain, dia adalah ibu saya, tetapi dia juga adalah guru saya.
Sementara saya sudah melakukan semua tugas rumah, kamu belum melakukan apapun.
Filmnya pendek tetapi menarik.
2. Connector Reason and Cause (alasan dan sebab)
Karena tidak memiliki uang, saya tidak menyelesaikan sekolah.
Karena hujan deras, jalan-jalan ditutup.
Dia menggunakan saluran YouTube untuk menjadi terkenal.
3. Connector Purpose (tujuan)
Untuk menambah berat badan, saudara laki-laki saya banyak makan.
Saya belajar keras agar bisa pergi ke universitas yang bagus.
4. Connector of Consequence (sebab akibat)
Saya selalu berusaha untuk makan dengan sehat, oleh karena itu saya memiliki tubuh yang kuat.
Saya lupa untuk memperbaiki atap, sebagai hasilnya, rumah kita kebanjiran.
Saya menjemput Ayah agar kamu tidak perlu melakukannya.
5. Connector Addition (tambahan)
Saya telah membaca makalahmu dan menyukainya. Selain itu, saya ingin membuat film berdasarkan makalahmu tersebut.
Selain berenang, saya juga suka mengendarai kuda.
6. Connector Exemplification (contoh)
Misalnya, saya tidak suka membuang-buang waktu seperti untuk ngongkrong di kafe dan ngobrol.
Buah-buahan tinggi kandungan Vitamin C, seperti jeruk dan delima.
Seperti olahraga seperti bowling, bersepeda, dan Zumba.
7. Connector Similarity (persamaan)
Tidak bisa datang dan pergi sesukamu, begitu juga kamu tidak bisa pergi hanya dengan sembarang orang.
Kamu tidak boleh berkencan, sama seperti kamu tidak boleh mengendarai mobil.
Anna adalah seorang fotografer andal. Demikian pula, foto-foto hasil jepretannya adalah karya seni.
Dengan cara yang sama, mengurangi konsumsi karbohidrat akan membantumu menurunkan berat badan. Begitu juga dengan melakukan olahraga yang membantumu menghilangkan beberapa kilogram.
Itulah macam-macam phrases connector (penghubung frasa) dan contohnya yang harus diketahui para penulis. Pemahaman tentang penggunaan penghubung merupakan hal penting dalam penulisan bahasa Indonesia yang baik dan efektif. (RIZ)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar