Oct 15th 2023, 13:28, by Galih Prihantoro, Lampung Geh
Hingga hari ketiga upaya pemadaman api di TPA Bakung masih dilakukan, sementara luasan lahan yang terbakar kini mencapai 4 hektare. | Foto : Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung.
Lampung Geh, Bandar Lampung - Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Bandar Lampung hingga hari ketiga pada Minggu (15/10) belum juga padam. Bahkan luas TPA yang terbakar kini semakin bertambah.
Dari data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, total luasan lahan yang terbakar kini hampir mencapai 4 hektare dari sebelumnya 2 hektare.
"Sekarang hampir 4 hektare," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan saat dihubungi Lampung Geh, Minggu (15/10).
Anthony menjelaskan, pada hari ketiga kebakaran TPA Bakung, petugas masih berjibaku memadamkan api.
Petugas masih berupaya memadamkan api di tengah kepulan asap di TPA Bakung, Bandar Lampung. | Foto : Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung.
"Hari ini kita menerjunkan 5 unit armada damkar, dengan 22 personel dibantu 2 mobil tangki dari PDAM, 2 mobil tangki dari Dinas Lingkungan Hidup," jelasnya.
Tak hanya itu, dua alat berat eksavator dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung juga dikerahkan untuk membantu upaya pemadaman.
Anthony mengungkapkan, meski luasan lahan terbakar bertambah hingga mencapai 4 hektare, namun titik api saat ini sudah mulai berkurang.
Meski begitu, diakuinya, asap tebal saat ini masih ada, petugas juga kewalahan karena ada kendala angin yang cukup kencang.
"Titik api sudah berkurang, hanya asap yang masih cukup tebal, ditambah kendala angin yang cukup kencang," ungkapnya.
Tak hanya kendala angin, petugas yang berada di lokasi juga mengalami kendala sesak napas karena banyaknya asap dari sampah yang terbakar.
"2 mobil ambulance masih standby di lokasi untuk membantu personel yang merasakan sesak nafas dan membutuhkan oksigen," ujarnya.
Seperti diketahui, TPA Bakung Bandar Lampung terbakar sejak Jumat (13/10) lalu. Kebakaran ini diduga terjadi akibat puntung rokok. (Lih/Put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar