Oct 15th 2023, 10:58, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Fenomena Gerhana Matahari Cincin atau parsial melewati sejumlah negara di Benua Amerika pada Sabtu (14/10). Foto: Vannessa Jimenez/REUTERSFenomena Gerhana Matahari Cincin sendiri terjadi ketika Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga akan menutupi cahaya Matahari sepenuhnya. Selama Gerhana Matahari Cincin, Bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari saat melintas, sehingga meninggalkan bentuk cincin bercahaya matahari yang sering disebut "ring of fire". Foto: Adriano Machado/REUTERSWilayah Penonome di Panama, dan New Mexico di Amerika Serikat menjadi wilayah yang dapat melihat gerhana matahari cincin sempurna. Foto: Luis Acosta / AFPJalur tersebut kemudian melintasi sebagian Meksiko, Guatemala, Belize, Honduras, Nikaragua, Panama, Kolombia, dan Brasil sebelum berakhir saat matahari terbenam di Samudra Atlantik. Foto: OSWALDO RIVAS / AFPFoto: Federico PARRA / AFPFoto: Ricardo ARDUENGO / AFPFoto: Patrick T. FALLON / AFPFoto: Ezequiel BECERRA / AFPFoto: Juan BARRETO / AFP
Fenomena Gerhana Matahari Cincin sendiri terjadi ketika Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga akan menutupi cahaya Matahari sepenuhnya. Selama Gerhana Matahari Cincin, Bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari saat melintas, sehingga meninggalkan bentuk cincin bercahaya matahari yang sering disebut "ring of fire".
Wilayah Penonome di Panama, dan New Mexico di Amerika Serikat menjadi wilayah yang dapat melihat gerhana matahari cincin sempurna.
Dikutip dari Reuters, menurut badan antariksa Amerika Serikat, NASA, jalur di Amerika Serikat menjadi tempat terjadinya pengaburan maksimum matahari.
Jalur tersebut kemudian melintasi sebagian Meksiko, Guatemala, Belize, Honduras, Nikaragua, Panama, Kolombia, dan Brasil sebelum berakhir saat matahari terbenam di Samudra Atlantik.
Gerhana matahari cincin yang terlihat di New Mexico, Amerika Serikat, Sabtu (14/10/2023). Foto: Patrick T. FALLON / AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar