May 19th 2023, 21:40, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Sekelompok aktivis Jepang turun ke jalan di kota Hiroshima di Jepang barat pada hari Jumat (19/5), untuk memprotes KTT para pemimpin G7 dan perang nuklir. Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSPara pengunjuk rasa berbaris melalui jalan utama di pusat Hiroshima, tidak jauh dari Peace Memorial Park, tempat beberapa acara KTT G7 diadakan. Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSPara pengunjuk rasa mengatakan kemarahan mereka dipicu oleh pertemuan para pemimpin beberapa kekuatan bersenjata nuklir, termasuk Amerika Serikat, di kota yang hancur akibat bom atom pertama di dunia pada 1945. Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSPara demonstran juga menuduh beberapa negara G7 memicu ketegangan regional dengan Cina tetangga Jepang. Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSKTT G7 berlangsung dari Jumat (19/5) hingga Minggu (21/5), di mana para pemimpin negara anggota diharapkan untuk membahas kemungkinan pengetatan sanksi terhadap Rusia, dan masalah keamanan tentang China. Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSPetugas polisi berjaga selama protes terhadap KTT G7 di Hiroshima, Jepang, Jumat (19/5/2023). Foto: Androniki Christodoulou/REUTERSPara aktivis Jepang memprotes KTT G7 di Hiroshima, Jepang, Jumat (19/5/2023). Foto: Androniki Christodoulou/REUTERS
Sekelompok aktivis Jepang turun ke jalan di kota Hiroshima di Jepang barat pada hari Jumat (19/5), untuk memprotes KTT para pemimpin G7 dan perang nuklir.
Diapit oleh polisi, beberapa dengan perlengkapan anti huru-hara, para pengunjuk rasa berbaris melalui jalan utama di pusat Hiroshima, tidak jauh dari Peace Memorial Park, tempat acara KTT G7 diadakan.
Para pengunjuk rasa mengungkapkan kemarahan mereka dipicu oleh pertemuan para pemimpin negara, termasuk Amerika Serikat, di kota yang hancur akibat bom atom pertama di dunia pada 1945. Para demonstran menuduh beberapa negara G7 memicu ketegangan regional dengan China tetangga Jepang.
KTT G7 berlangsung dari Jumat (19/5) hingga Minggu (21/5), di mana para pemimpin negara anggota diharapkan untuk membahas kemungkinan pengetatan sanksi terhadap Rusia, dan masalah keamanan tentang China, di antara masalah lainnya.
Para aktivis Jepang memprotes KTT G7 di Hiroshima, Jepang, Jumat (19/5/2023). Foto: Androniki Christodoulou/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar