Apr 9th 2023, 17:39, by Berita Terkini, Berita Terkini
Ilustrasi Pengertian dan Contoh Tindakan Intoleransi di Indonesia. Sumber: www.pixabay.com
Indonesia adalah negara yang sangat beragam, kaya budaya, agama, ras, suku dan sebagainya. Dengan kondisi Indonesia yang seperti ini maka sangat dibutuhkan rasa toleransi yang tinggi, bukan intoleransi. Simak tuntas artikel di bawah ini untuk memahami pengertian dan contoh tindakan intoleransi di Indonesia.
Pengertian dan Contoh Tindakan Intoleransi di Indonesia
Ilustrasi Pengertian dan Contoh Tindakan Intoleransi di Indonesia. Sumber: www.pixabay.com
Dikutip dari buku Pemikiran Islam Nurcholish Madjid, Budhy Munawar-Rachman, Mochamad Ziaul Haq, M Taufiq Rahman (2022) menyatakan sikap Intoleransi mengancam keindonesiaan.
Mendengar atau membaca kata intoleransi tentunya pikiran kita selalu terarah pada hal-hal yang negatif. Misalnya seperti dominasi, kekerasan, atau mungkin penggolongan, yang menjadi sikap tidak menghargai perbedaan.
Intoleransi adalah sikap abai atau tidak peduli dengan keberadaan dan identitas orang lain yang berbeda. Intoleransi membuat seseorang menjadi tidak menghormati dan menghargai perbedaan sehingga dapat menciptakan perpecahan. Dengan hal ini dapat memicu munculnya kondisi-kondisi berbahaya di Indonesia.
Contoh intoleransi yang paling sering ditemui adalah intoleransi pada agama lain. Kasus intoleransi agama termasuk juga pelanggaran HAM terkait kebebasan beragama dan berkeyakinan terjadi dalam beberapa bentuk.
Ilustrasi Pengertian dan Contoh Tindakan Intoleransi di Indonesia. Sumber: www.pixabay.com
Contoh sikap itu antara lain melarang aktivitas keagamaan, merusak rumah ibadah, diskriminasi atas dasar keyakinan atau agama, intimidasi, dan pemaksaan keyakinan. Sebanyak 26 kasus intoleransi seperti ini sudah terjadi di Indonesia sepanjang 2022.
Contoh sikap intoleransi lainnya yang lebih sederhana adalah
Tidak menghargai dan menghormati hak orang lain;
Diskriminasi atau membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, ras, gender, dan lain-lain;
Mengganggu kebebasan orang lain, baik dalam memilih agama, keyakian politik dan memilih kelompok;
Memaksa kehendak pada orang lain;
Untuk mencegah sikap intoleransi agar tidak semakin kuat/besar dalam buku Pluralisme, Konflik, dan Perdamaian (2002) oleh Elga Sarapung, beberapa cara menghindari sikap intoleransi sebagai berikut:
Tidak memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain.
Peduli terhadap lingkungan sekitar.
Tidak mementingkan suku bangsa sendiri atau sikap yang menganggap suku bangsanya lebih baik.
Di Indonesia, intoleransi ibaratnya seperti bara api: tidak kelihatan di permukaan, tetapi gara-gara dipicu persoalan sepele bukan tidak mungkin perselisihan di tingkat individu dengan cepat menyebar menjadi aksi massa yang anarkistis.
Itulah pengertian dan contoh tindakan intoleransi di Indonesia. Mari menjaga kesatuan Indonesia dengan meningkatkan rasa toleransi bukan intoleransi. (NDA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar