Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Kamis (30/3). Foto: kumparan
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sempat menyatakan kesediaan Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi lokasi Drawing Piala Dunia U-20. Tawaran itu disampaikan usai drawing Piala Dunia U-20 di Bali Batal digelar.
Merespons hal tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan itu adalah bagian dinamika di dalam partai.
"Ya namanya dinamika dalam keluarga kan biasa. Mas Gibran, saya, Pak Hendi, itukan semua dalam proses, proses pematangan, dan setiap pemimpin kan diuji kemudian diajar dari berbagai persoalan itu," kata Hasto kepada wartawan di Kawasan GBK, Jakarta, Kamis (30/3).
Hasto menegaskan, PDIP tidak akan memberikan sanksi kepada Gibran. Apalagi itu berbicara hal yang baik, tentang sepakbola.
"Semua hal, kebijakannya kan sama, yaitu bagaimana kita membangun sepakbola yang baik, menjadi tuan rumah baik, hanya kemudian di tingkat implementasinya, respons, di setiap masalah itu kemudian ada yang beda-beda. Itu biasa," ucapnya.
Potret Stadion Manahan Solo pada 13 Februari 2022. Foto: kumparan
Tawaran Gibran untuk menjadikan Solo sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dikarenakan FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali pada 31 Maret 2023 karena adanya penolakan dari Gubernur Bali, I Wayan Koster terhadap kehadiran Timnas Israel U-20 di wilayahnya.
Kini FIFA sudah resmi membatalkan Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar