Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menyayangkan adanya aksi penolakan terhadap Tim Nasional Israel dari rekan sesama kepala daerah yang membuat batalnya Piala Dunia U-20.
"Kita bukan salah satu (daerah) yang bermasalah. Ternyata ada daerah yang jadi faktor penyebabnya. Saya sudah katakan untuk drawing di Sumsel saja jika gagal di Bali kemarin," kata dia, Kamis (30/3).
Deru mengaku kesiapan Sumsel tak main-main untuk menyambut event olahraga Internasional ini. Infrastruktur yang dinilai penting seperti, kesiapan stadion dan empat lapangan latihan berstandar FIFA sudah dipenuhi.
"Nyatanya bagaimana mau drawing kalau piala dunianya di-remove dari Indonesia," kata dia.
Deru mengeklaim, seluruh infrastuktur 99 persen telah siap. Hanya saja, infrastuktur jadi masalah lain jika sebagai tuan rumah Indonesia dianggap tidak ramah sebagai penyelenggara kegiatan. FIFA dinilai memiliki standardisasi tersendiri terhadap perilaku tuan rumah.
"Kesiapan infrastruktur memang perlu kita siapkan, tetapi kesiapan kita menjadi tuan rumah yang baik itu wajib," kata dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar