Mar 25th 2023, 16:26, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Sekitar 3.600 orang dievakuasi dari gedung-gedung di distrik Kowloon yang ramai di Hong Kong pada Jumat (24/3), ketika petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api di sebuah gudang. Foto: Tyrone Siu/REUTERSTidak ada laporan korban jiwa. Foto: Tyrone Siu/REUTERSApi berhasil dipadamkan pada malam hari lima jam setelah kebakaran membara di salah satu daerah berpenduduk terpadat di dunia itu. Foto: Tyrone Siu/REUTERSPerusahaan milik negara, yang menjalankan bisnis dari perawatan kesehatan hingga produk konsumen seperti bir, tidak segera menanggapi permintaan komentar. Foto: Tyrone Siu/REUTERSSiswa menutupi wajah mereka di dekat gudang yang terbakar di distrik Kowloon kota yang ramai, di Hong Kong, China, Jumat (24/3/2023). Foto: Tyrone Siu/REUTERSAsap kuning yang keluar dari gedung itu berbau bahan kimia, kata seorang wartawan Reuters. Foto: Tyrone Siu/REUTERSPetugas pemadam kebakaran melintas di dekat kepulan asap terlihat di sebuah gudang yang terbakar di distrik Kowloon yang ramai di kota itu, di Hong Kong, China, Jumat (24/3/2023). Foto: Tyrone Siu/REUTERSPetugas polisi mengenakan masker gas saat meminta warga untuk mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal di dekat gudang yang terbakar di distrik Kowloon yang ramai di Hong Kong, China, Jumat (24/3/2023). Foto: Tyrone Siu/REUTERSKepulan asap terlihat di sebuah gudang yang terbakar, di distrik Kowloon yang ramai di kota itu, di Hong Kong, China, Jumat (24/3/2023). Foto: Tyrone Siu/REUTERS
Sekitar 3.600 orang dievakuasi dari gedung-gedung di distrik Kowloon yang ramai di Hong Kong pada Jumat (24/3) yang terbakar. Petugas pemadam kebakaran saat itu masih berjuang melawan kobaran api di sebuah gudang di dekat sana.
Dilansir Reuters, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Api berhasil dipadamkan lima jam setelah kebakaran membara di salah satu daerah berpenduduk terpadat di dunia itu.
Perusahaan milik negara, yang menjalankan bisnis dari perawatan kesehatan hingga produk konsumen seperti bir, tidak memberikan tanggapan atas kejadian ini.
Asap kuning yang keluar dari gedung itu berbau bahan kimia, kata seorang wartawan Reuters.
Orang-orang menutupi hidung mereka saat kepulan asap terlihat di sebuah gudang yang terbakar, di distrik Kowloon yang ramai di kota itu, di Hong Kong, China, Jumat (24/3/2023). Foto: Tyrone Siu/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar