Jan 8th 2023, 07:49, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Di tengah gelombang COVID-19 di seluruh negeri, China pada Sabtu (7/1) menandai hari pertama "chun yun", periode 40 hari perjalanan Tahun Baru Imlek. Foto: Tingshu Wang/REUTERSLebih dari dua miliar penumpang diperkirakan akan melakukan perjalanan selama 40 hari ke depan, menurut kementerian transportasi China, dikutip Reuters. Foto: Tingshu Wang/REUTERSLibur Tahun Baru Imlek resmi berlangsung mulai 21 Januari. Foto: Tingshu Wang/REUTERSAda kekhawatiran luas bahwa migrasi besar-besaran pekerja di kota ke kampung halaman mereka akan menyebabkan lonjakan infeksi di kota-kota kecil dan daerah pedesaan yang kurang siap menangani orang sakit. Foto: Tingshu Wang/REUTERSSeorang pria berjalan dengan barang-barangnya di jalan layang ke Stasiun Kereta Api Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek, di Beijing, China, Sabtu (7/1/2023). Foto: Tingshu Wang/REUTERSOrang-orang berjalan dengan barang-barangnya di jalan layang ke Stasiun Kereta Api Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek, di Beijing, China, Sabtu (7/1/2023). Foto: Tingshu Wang/REUTERS
Di tengah gelombang COVID-19 di seluruh negeri, China pada Sabtu (7/1) menandai hari pertama "chun yun", periode 40 hari perjalanan Tahun Baru Imlek, yang pertama sejak 2020 tanpa pembatasan perjalanan domestik.
Lebih dari dua miliar penumpang diperkirakan akan melakukan perjalanan selama 40 hari ke depan, menurut kementerian transportasi China, dikutip Reuters.
Libur Tahun Baru Imlek resmi berlangsung mulai 21 Januari.
Ada kekhawatiran luas bahwa migrasi besar-besaran pekerja di kota ke kampung halaman mereka akan menyebabkan lonjakan infeksi di kota-kota kecil dan daerah pedesaan yang kurang siap menangani orang sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar